KEISLAMAN

Bakti Istri Tak Terputus

Yahya Sukamdani| Selasa, 31/03/2026
Istri tetap dapat berbakti kepada orang tua suami yang wafat melalui doa, sedekah, dan silaturahmi. Ilustrasi mendoakan orang tua

Terasmuslim.com - Berbakti kepada orang tua suami yang telah meninggal merupakan bagian dari menjaga kehormatan keluarga dan melanjutkan kebaikan mereka. Dalam Islam, seorang istri dianjurkan menjaga adab, akhlak, dan kebaikan terhadap keluarga suami sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Hal ini termasuk dalam nilai birrul walidain yang diperluas dalam lingkup hubungan keluarga.

Salah satu bentuk bakti utama adalah mendoakan mereka secara rutin dengan penuh keikhlasan. Allah SWT memerintahkan agar kaum muslimin mendoakan orang tua agar mendapatkan rahmat dan ampunan, sebagaimana dalam Al-Qur’an. Doa dari menantu yang shalihah menjadi salah satu amal yang terus mengalirkan pahala bagi mereka.

Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika seseorang meninggal, amalnya terputus kecuali tiga perkara, salah satunya adalah doa anak yang shalih. Dalam konteks ini, istri sebagai bagian dari keluarga dapat ikut menghadiahkan doa dan kebaikan kepada orang tua suami. Ini menjadi bentuk kasih sayang yang bernilai ibadah di sisi Allah.

Selain doa, berbuat baik kepada kerabat dan sahabat orang tua suami merupakan amalan yang dianjurkan. Rasulullah SAW mencontohkan untuk menjaga hubungan dengan sahabat orang tua sebagai bentuk penghormatan kepada mereka. Dengan menjaga silaturahmi, kebaikan orang tua suami tetap hidup dalam lingkaran sosial yang baik.

Baca juga :

Sedekah atas nama orang tua suami juga menjadi bentuk bakti yang sangat dianjurkan. Sedekah ini dapat berupa bantuan kepada fakir miskin, pembangunan masjid, atau amal jariyah lainnya yang bermanfaat bagi banyak orang. Pahala sedekah tersebut, insyaAllah, akan mengalir kepada mereka sebagai bentuk kasih sayang yang berkelanjutan.

Menjaga kehormatan dan nama baik orang tua suami juga termasuk bagian dari adab seorang istri. Tidak membicarakan keburukan mereka dan senantiasa menyebut kebaikan mereka adalah cerminan akhlak mulia dalam Islam. Ini menunjukkan penghormatan yang tinggi dan menjaga hubungan keluarga tetap harmonis meskipun mereka telah tiada.

Terakhir, melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang pernah diajarkan orang tua suami menjadi wujud bakti yang paling nyata. Dengan menjaga keluarga, mendidik anak dengan akhlak Islami, dan menjalani kehidupan sesuai syariat, maka kebaikan mereka akan terus mengalir. Inilah bentuk bakti yang melampaui batas kehidupan dunia menuju kehidupan akhirat yang kekal.

TAGS : akhlak muslimah kewajiban istri birrul walidain

Terkini