
Ilustrasi foto Khalifah
Terasmuslim.com - Sosok Umar bin Abdul Aziz kerap dijuluki sebagai Khalifah Rasyidin kelima karena integritas dan keadilannya yang luar biasa.
Kepemimpinannya yang hanya berlangsung singkat mampu membawa perubahan besar bagi kesejahteraan seluruh rakyat di masanya.
Beliau sangat takut akan tanggung jawab di hadapan Allah SWT, sebagaimana pesan dalam QS. An-Nisa ayat 58 untuk menunaikan amanah.
Salah satu kebijakan monumental beliau adalah mengembalikan harta yang diperoleh secara tidak sah oleh keluarga kerajaan ke kas negara.
Umar bin Abdul Aziz menyadari bahwa pemimpin adalah pelayan rakyat, sesuai hadits bahwa setiap pemimpin akan ditanya soal kepemimpinannya.
Keberhasilannya dalam mengelola zakat sangat fenomenal, hingga dikisahkan tidak ada lagi orang miskin yang berhak menerima zakat.
Beliau selalu mematikan lampu kantor negara jika berbicara urusan keluarga guna menghindari penyalahgunaan fasilitas publik sekecil apa pun.
Sikap zuhudnya menjadi cermin dari firman Allah dalam QS. Al-Qashash ayat 83 mengenai balasan bagi mereka yang tidak sombong di bumi.
Umar bin Abdul Aziz membuktikan bahwa keadilan hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, bahkan kepada kerabat dekatnya sendiri.
Ketegasannya dalam memberantas korupsi di tingkat birokrasi membuat ekonomi rakyat tumbuh dengan sangat pesat dan penuh keberkahan.
Beliau sangat mengutamakan persatuan umat dan melarang segala bentuk diskriminasi yang dapat memecah belah persaudaraan sesama muslim.
Keteladanan beliau dalam memimpin adalah oase di tengah dahaga kepemimpinan dunia yang sering kali terjebak dalam kepentingan pribadi.
Rakyat sangat mencintai beliau karena setiap kebijakan yang diambil selalu berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas.
Warisan kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz tetap relevan hingga hari ini sebagai standar emas dalam mengelola sebuah negara.
Semoga lahir kembali pemimpin-pemimpin yang memiliki jiwa setegar Umar dalam menegakkan keadilan di atas muka bumi ini.
TAGS : kepemimpinan Islam khulafaur rasyidin keadilan khalifah.