
Ilustrasi kurban sapi atau kambing
Terasmuslim.com - Kisah kurban para sahabat Nabi merupakan potret nyata tentang puncak ketaatan dan kecintaan seorang hamba kepada Sang Pencipta.
Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab dikenal sangat berhati-hati agar kurban tidak dianggap sebagai kewajiban yang memberatkan umat.
Meski mampu, terkadang mereka sengaja tidak berkurban demi mengedukasi masyarakat bahwa ibadah ini adalah sunnah yang sangat ditekankan.
Hal ini merujuk pada pesan Al-Qur`an dalam Surah Al-Kautsar ayat 2, "Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah!"
Sahabat Nabi, Bilal bin Rabah, memiliki kisah unik di mana ia pernah berkurban hanya dengan seekor ayam sebagai simbol kesungguhan niat.
Kisah Bilal ini menjadi pengingat bahwa Allah SWT tidak melihat nilai materi, melainkan keikhlasan hati yang mendasari setiap pengorbanan.
Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur`an, daging dan darah hewan itu sekali-kali tidak dapat mencapai keridhaan Allah, tetapi ketakwaanmulah yang mencapainya.
Abdullah bin Umar juga menunjukkan keteladanan dengan selalu memilih hewan kurban yang paling gemuk dan terbaik kualitasnya.
Sikap ini mencerminkan hadits Rasulullah SAW yang menganjurkan umatnya untuk memuliakan hewan kurban karena ia akan menjadi kendaraan di hari kiamat.
Para sahabat sangat memahami bahwa setiap helai bulu hewan kurban akan menjadi satu kebaikan di sisi Allah SWT sesuai janji Nabi.
Bagi generasi salaf, kurban bukan sekadar ritual menyembelih, melainkan sarana untuk menghancurkan sifat kikir yang ada di dalam jiwa.
Mereka akan membagikan daging kurban dengan penuh kegembiraan kepada fakir miskin demi mempererat tali ukhuwah di antara kaum mukminin.
Spirit pengorbanan para sahabat ini seharusnya menjadi kompas bagi kita dalam menjalankan ibadah Iduladha di era modern sekarang.
Meneladani mereka berarti belajar untuk memberikan yang paling dicintai hanya untuk mengharap wajah Allah semata.
Semoga kita mampu memetik hikmah dari jejak langkah para sahabat dalam menggapai derajat takwa melalui ibadah kurban yang murni.
TAGS : Kisah sahabat kurban sejarah kurban hikmah kurban