Ilustrasi foto sedekah atau kurban
Terasmuslim.com - Pertanyaan mengenai mana yang lebih utama antara berkurban atau bersedekah uang sering kali muncul menjelang hari raya Iduladha.
Ibadah kurban memiliki kedudukan yang sangat khusus karena ia merupakan syiar Islam yang dilakukan pada waktu-waktu terbatas.
Para ulama mayoritas berpendapat bahwa menyembelih hewan kurban jauh lebih utama daripada menyedekahkan uang yang senilai dengannya.
Hal ini didasarkan pada keteladanan Rasulullah SAW yang tidak pernah meninggalkan kurban sejak ibadah ini disyariatkan hingga beliau wafat.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hajj ayat 34 bahwa bagi setiap umat telah ditetapkan penyembelihan agar mereka menyebut nama Allah.
Secara spesifik, kurban adalah ibadah mahdhah yang bentuk pelaksanaannya sudah ditentukan, yaitu dengan mengalirkan darah hewan ternak.
Menyumbangkan uang tunai memang mulia, namun ia tidak bisa menggantikan posisi kurban sebagai bentuk ketaatan di hari Nahr.
Imam Ahmad bin Hanbal menegaskan bahwa kurban lebih utama karena ia merupakan bentuk penghidupan sunnah Nabi Ibrahim AS.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda bahwa amalan anak Adam yang paling dicintai Allah saat Iduladha adalah menyembelih kurban.
Kurban juga mengandung dimensi sosial yang luas karena melibatkan pembagian protein hewani secara merata kepada kaum fakir miskin.
Sedekah uang mungkin bisa dilakukan kapan saja, namun kesempatan berkurban hanya datang sekali dalam setahun selama empat hari saja.
Meski demikian, jika seseorang berada dalam kondisi darurat kelaparan yang luar biasa, skala prioritas sedekah bisa saja berubah sesuai urgensi.
Namun dalam kondisi normal, menjalankan kurban adalah bentuk perlawanan terhadap sifat kikir dan kecintaan yang berlebih pada harta.
Mari kita luruskan niat agar ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat dan meraih pahala yang sempurna di sisi Allah SWT.
Kesimpulannya, selagi mampu, berkurbanlah dengan hewan terbaik sebagai wujud syukur atas segala nikmat yang telah kita terima selama ini.