
Ilustrasi foto berdoa untuk orang tua
Terasmuslim.com - Dalam kehidupan berumah tangga, kehadiran mertua menjadi bagian penting dari hubungan kekeluargaan seorang Muslim. Pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana kedudukan mertua dibandingkan dengan orang tua kandung, terlebih jika orang tua telah wafat. Islam sebagai agama yang sempurna telah mengatur hubungan ini dengan penuh keseimbangan antara kewajiban, adab, dan kasih sayang.
Secara syariat, kedudukan orang tua kandung tetap yang paling utama, baik ketika masih hidup maupun setelah wafat. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 23 agar berbuat baik kepada kedua orang tua, dan perintah ini bersifat mutlak serta tidak gugur meskipun mereka telah meninggal dunia. Bentuk bakti setelah wafat diwujudkan melalui doa, istighfar, sedekah atas nama mereka, serta menjaga silaturahmi dengan kerabat mereka.
Adapun mertua, dalam Islam memiliki kedudukan yang mulia sebagai bagian dari keluarga melalui ikatan pernikahan. Meskipun tidak setara dengan orang tua kandung dalam hal kewajiban birrul walidain, seorang Muslim tetap dianjurkan untuk berbuat baik, menghormati, dan menjaga hubungan baik dengan mertua. Hal ini termasuk dalam akhlak mulia dan bentuk menjaga keutuhan rumah tangga yang diridhai Allah SWT.
Rasulullah SAW mencontohkan akhlak yang sangat baik terhadap keluarga pasangan. Dalam banyak riwayat, beliau memuliakan kerabat istrinya, yang menunjukkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan keluarga pasangan, termasuk mertua. Namun demikian, kewajiban utama seperti doa dan bakti yang berkelanjutan tetap lebih ditekankan kepada orang tua kandung, meskipun mereka telah wafat.
Kesimpulannya, kedudukan orang tua kandung tetap lebih utama dan tidak tergantikan, walaupun telah meninggal dunia. Sementara itu, mertua memiliki kedudukan terhormat yang wajib dihormati dan diperlakukan dengan baik. Seorang Muslim hendaknya mampu menempatkan keduanya secara proporsional: terus berbakti kepada orang tua melalui doa dan amal jariyah, serta menjaga adab dan kebaikan terhadap mertua sebagai bagian dari tanggung jawab dalam membangun keluarga yang harmonis.