KEISLAMAN

Bulan Muharram Telah Tiba, Ini 6 Amalan Utama yang Dianjurkan

Yahya Sukamdani| Selasa, 24/06/2025
Bulan Muharram bukan sekadar momentum awal tahun, tapi juga waktu penuh peluang pahala.  Ilustrasi foto bulan Muharram

Terasmuslim.com - Bulan Muharram menandai awal tahun baru dalam kalender Hijriah. Tak sekadar pergantian bulan, Muharram memiliki posisi istimewa dalam Islam. Ia termasuk dalam deretan empat bulan haram, yaitu bulan-bulan yang dimuliakan oleh Allah dan penuh keutamaan.

Rasulullah ﷺ bahkan menyebut bulan ini sebagai “bulan Allah” atau Syahrullah. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi perbuatan maksiat selama bulan ini.

Lantas, amalan apa saja yang dianjurkan selama bulan Muharram? Berikut ulasannya.

  1. Puasa Asyura pada 10 Muharram

Puasa Asyura adalah amalan paling utama di bulan Muharram. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram, sebagai bentuk syukur atas diselamatkannya Nabi Musa dari kejaran Firaun. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah bersabda bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu.

Baca juga :

Agar berbeda dari kaum Yahudi yang juga berpuasa di hari itu, umat Islam disunnahkan menambahkan puasa sehari sebelumnya, yaitu 9 Muharram (Tasu’a), atau sehari setelahnya, yakni 11 Muharram.

  1. Memperbanyak puasa sunnah sepanjang bulan

Tak hanya di hari Asyura, puasa sunnah selama bulan Muharram sangat dianjurkan. Rasulullah bersabda, “Puasa paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram” (HR. Muslim). Bagi yang belum terbiasa puasa Senin-Kamis atau puasa ayyamul bidh (tanggal 13–15 Hijriah), bulan ini bisa jadi momentum awal.

  1. Memperbanyak dzikir dan istighfar

Selain puasa, bulan Muharram juga menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak dzikir dan istighfar. Doa, tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil adalah amalan ringan yang bisa dilakukan kapan saja. Menjaga lisan dari ghibah dan berkata kotor juga bagian dari memuliakan bulan suci ini.

  1. Muhasabah dan taubat

Sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharram adalah waktu yang tepat untuk muhasabah atau introspeksi diri. Evaluasi setahun ke belakang, niatkan langkah lebih baik ke depan. Perbanyak istighfar, bertaubat dengan sungguh-sungguh, dan perbarui komitmen spiritual kepada Allah ﷻ.

  1. Memuliakan keluarga di hari Asyura

Dalam beberapa riwayat, meski derajatnya lemah, disebutkan bahwa melapangkan nafkah untuk keluarga di hari Asyura akan mendatangkan keberkahan. Ulama menyebut amalan ini tetap boleh dilakukan sebagai bagian dari menyemai kebaikan dan kebahagiaan dalam rumah tangga.

  1. Meneladani sejarah dan keteladanan Nabi

Hari Asyura juga menjadi pengingat banyak peristiwa penting, seperti kemenangan Nabi Musa atas Firaun hingga kisah tragis wafatnya cucu Rasulullah, Imam Husain, di Karbala. Semua ini menjadi refleksi tentang keteguhan, kesabaran, dan perjuangan menegakkan kebenaran.

Bulan Muharram bukan sekadar momentum awal tahun, tapi juga waktu penuh peluang pahala. Jadikan bulan ini sebagai ajang memperbaiki diri dan menjemput keberkahan dengan amal-amal yang dicintai Allah.

TAGS : Amalan Muharam bulan

Terkini