
Ilustrasi - ibadah haji (Foto: Ibadah Haji/Kemenag)
Terasmuslim.com - Hari Raya Iduladha adalah salah satu momen ibadah terbesar dalam Islam. Selain pelaksanaan ibadah kurban, umat Islam juga disunnahkan melaksanakan shalat Iduladha pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah. Agar pelaksanaan ibadah ini semakin bermakna dan berpahala, terdapat sejumlah adab yang dianjurkan sebelum melaksanakan shalat Iduladha.
Adab-adab ini bersumber dari sunah Nabi Muhammad ﷺ dan praktik para sahabat. Meskipun hukumnya tidak wajib, melaksanakannya menunjukkan penghormatan terhadap hari besar ini dan memperindah ibadah.
Berbeda dengan Idulfitri, pada hari Iduladha dianjurkan tidak makan terlebih dahulu sebelum shalat. Rasulullah ﷺ baru menyantap daging kurban setelah pulang dari shalat Id.
Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu:
"Nabi tidak makan pada hari Iduladha hingga beliau kembali dari tempat shalat, lalu makan dari hewan kurbannya."
(HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi)
Mandi sebelum shalat Id termasuk sunah yang dianjurkan, untuk menjaga kebersihan dan memberikan kesan segar dan rapi di hadapan Allah dan sesama Muslim.
Disunnahkan untuk mengenakan pakaian terbaik (tidak harus baru), berwarna putih, bersih, dan sopan. Bagi laki-laki, disunnahkan memakai wewangian secukupnya.
Pada hari Iduladha, takbir muqayyad dan muthlaq disyariatkan. Takbir dimulai sejak Subuh 9 Dzulhijjah (hari Arafah) hingga hari Tasyrik (13 Dzulhijjah).
Contoh bacaan takbir:
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallahu wallahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamd.
Disunnahkan datang lebih awal ke lapangan atau masjid tempat shalat dilaksanakan. Tujuannya agar bisa bertakbir lebih lama dan mendapat saf terdepan.
Jika lokasi shalat tidak terlalu jauh, berjalan kaki ke tempat shalat lebih utama. Ini adalah sunah dari Rasulullah ﷺ.
Rasulullah ﷺ biasa mengambil jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari tempat shalat Id.
"Nabi biasa keluar pada hari Id lewat satu jalan dan kembali lewat jalan lain."
(HR. Bukhari no. 986)
Menjaga adab sebelum shalat Iduladha adalah bentuk kecintaan kita terhadap sunah Nabi ﷺ. Ibadah akan semakin sempurna bila dilakukan dengan persiapan lahir dan batin. Semoga shalat kita diterima dan kurban kita menjadi pemberat amal di akhirat kelak.
TAGS : Shalat Iduladha adab