KEISLAMAN

Tafakur di Alam Terbuka Ibadah Agung yang Terlupakan

Yahya Sukamdani| Kamis, 28/05/2026
Mengembalikan esensi dzikir lewat tadabur keindahan ciptaan Sang Pencipta. Ilustrasi foto mengagumi ciptaan Allah

Terasmuslim.com - Di tengah hiruk-pikuk modernitas, manusia sering kali terjebak dalam rutinitas hingga melupakan satu ibadah hati yang sangat dahsyat.

Ibadah tersebut adalah tafakur, sebuah aktivitas merenungi keindahan alam semesta untuk mempertebal rasa keimanan kepada Allah SWT.

Sebagai redaksi media Islami, kita perlu menyadari bahwa melihat alam bukan sekadar sarana rekreasi, melainkan sebuah bentuk ketundukan.

Al-Qur`an secara eksplisit memuji orang-orang yang senantiasa menggunakan akalnya untuk memikirkan setiap jengkal ciptaan-Nya di jagat raya.

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal." (QS. Ali `Imran: 190).

Ayat mulia ini menjadi dalil kuat bahwa alam semesta adalah hamparan ayat-ayat kauniyah yang sengaja dibentangkan untuk dibaca oleh manusia.

Melalui embusan angin, kokohnya gunung, hingga deburan ombak, Allah SWT sedang menunjukkan keagungan arsitektur ilahi yang tiada tanding.

Sayangnya, pemandangan indah visual bumi saat ini lebih sering dijadikan latar foto media sosial ketimbang sarana mendekatkan diri pada-Nya.

Padahal, para generasi salafush shalih terdengar sangat gemar menyendiri di alam terbuka hanya untuk menangisi dosa sambil bertafakur.

Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban turut mempertegas betapa krusialnya esensi merenungi penciptaan alam ini bagi umat Islam.

Rasulullah SAW bersabda, "Celakalah bagi orang yang membaca ayat ini (QS. Ali `Imran: 190) namun ia tidak mau merenungkan maknanya." (HR. Ibnu Hibban).

Ancaman ini menjadi peringatan keras agar kita tidak menjadi hamba yang buta mata hatinya saat menyaksikan keajaiban alam.

Dengan bertafakur di alam bebas, jiwa yang gersang akibat beban duniawi akan kembali tenang dan merasakan kehadiran Sang Maha Pencipta.

Langkah kecil seperti menatap langit malam atau berjalan di kebun bisa menjadi pintu gerbang bagi datangnya hidayah serta ketenteraman batin.

Mari kita agendakan waktu khusus untuk keluar ruangan, memandang semesta, dan menghidupkan kembali ibadah mulia yang mulai lupakan ini.

TAGS : pemandangan indah Keutamaan Tadabur Menenangkan Jiwa

Terkini