KEISLAMAN

Doa Rasulullah Saat Terancam Bahaya

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Kamis, 24/04/2025
Berikut doa Rasulullah SAW saat keselamatannya terancam. Ilustrasi seseorang sedang berdoa (Foto: Masjid Pogung Dalangan)

Terasmuslim.com - Dalam sejarah perjuangan dakwah Islam, Rasulullah Muhammad SAW tidak hanya menghadapi tantangan berupa penolakan dan cercaan, tetapi juga berbagai ancaman nyata terhadap keselamatan jiwanya. Di saat-saat genting tersebut, Rasulullah tidak mengandalkan kekuatan fisik atau siasat politik semata, melainkan memanjatkan doa dengan penuh kepasrahan kepada Allah SWT.

Salah satu doa paling menyentuh yang dipanjatkan Rasulullah SAW ketika keselamatannya terancam terjadi setelah peristiwa Thaif—sebuah momen di mana beliau mengalami penolakan keras, bahkan dilempari batu hingga tubuhnya berdarah.

Berikut doa penuh haru yang dipanjatkan Rasulullah SAW:

اللَّهُمَّ إِلَيْكَ أَشْكُو ضَعْفَ قُوَّتِي، وَقِلَّةَ حِيلَتِي، وَهَوَانِي عَلَى النَّاسِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، أَنْتَ رَبُّ الْمُسْتَضْعَفِينَ، وَأَنْتَ رَبِّي، إِلَى مَنْ تَكِلُنِي؟ إِلَى بَعِيدٍ يَتَجَهَّمُنِي، أَمْ إِلَى عَدُوٍّ مَلَّكْتَهُ أَمْرِي؟ إِنْ لَمْ يَكُنْ بِكَ عَلَيَّ غَضَبٌ فَلا أُبَالِي، وَلَكِنَّ عَافِيَتَكَ هِيَ أَوْسَعُ لِي، أَعُوذُ بِنُورِ وَجْهِكَ الَّذِي أَشْرَقَتْ لَهُ الظُّلُمَاتُ، وَصَلَحَ عَلَيْهِ أَمْرُ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، مِنْ أَنْ تَحِلَّ عَلَيَّ غَضَبَكَ، أَوْ يَنْزِلَ بِي سَخَطُكَ، لَكَ الْعُتْبَى حَتَّى تَرْضَى، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلا بِكَ

Baca juga :

Artinya:

"Ya Allah, kepada-Mu aku mengadukan kelemahan kekuatanku, kurangnya kemampuanku, dan hinanya diriku di hadapan manusia. Wahai Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang. Engkaulah Tuhan orang-orang yang lemah, dan Engkaulah Tuhanku. Kepada siapa Engkau serahkan aku? Apakah kepada orang jauh yang akan bermuka masam kepadaku? Ataukah kepada musuh yang telah Kau beri kekuasaan atas diriku? Jika Engkau tidak murka kepadaku, aku tidak peduli, tetapi perlindungan-Mu jauh lebih luas bagiku. Aku berlindung kepada cahaya wajah-Mu yang menerangi segala kegelapan, dan karenanya teratur segala urusan dunia dan akhirat, dari murka-Mu yang akan menimpa kepadaku, atau dari kemurkaan-Mu yang akan jatuh kepadaku. Hanya kepada-Mu aku mengadu hingga Engkau ridha. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu."

Doa ini bukan hanya ungkapan perasaan Nabi, tetapi juga pelajaran luar biasa bagi umat Islam: bahwa di saat paling sulit sekalipun, keteguhan iman dan rasa tawakal kepada Allah SWT adalah kunci untuk bertahan. Bahkan, Rasulullah SAW tetap lebih khawatir akan murka Allah daripada luka-luka fisik yang beliau alami.

Doa ini sangat layak dijadikan amalan dan renungan saat kita merasa berada dalam tekanan hidup, ketidakpastian, atau bahkan merasa tidak berdaya. Sebab, sebagaimana Rasulullah SAW telah teladankan, kekuatan terbesar datang dari penyerahan diri total kepada Allah Yang Maha Kuasa.

 

TAGS : Doa Rasulullah SAW Keselamatan

Terkini