KEISLAMAN

Puasa Ayyamul Bidh Tiga Hari, Dapat Pahala Setahun

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Senin, 14/04/2025
Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah ringan namun berdampak besar bagi jiwa dan pahala. Ilustrasi (Foto: Bincangsyariah)

Terasmuslim.com - Tak banyak yang menyadari, bahwa hanya dengan melaksanakan puasa selama tiga hari dalam sebulan, seorang Muslim bisa meraih pahala setara dengan berpuasa sepanjang tahun. Amalan ini dikenal sebagai puasa Ayyamul Bidh, yang dijalankan setiap tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah, bertepatan dengan saat bulan purnama menghiasi langit malam.

Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW rutin menjalankan puasa ini dan menganjurkannya kepada para sahabatnya. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda: “Puasa tiga hari dalam setiap bulan, seperti puasa sepanjang tahun.” Hal ini menjadi dasar kuat bagi keutamaan puasa Ayyamul Bidh, yang termasuk dalam kategori ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah).

Pada bulan Syawal 1446 H, yang bertepatan dengan April 2025, puasa Ayyamul Bidh jatuh pada tanggal 12, 13, dan 14 April (Sabtu hingga Senin). Umat Muslim juga bisa menggabungkan puasa ini dengan puasa Syawal atau puasa sunnah Senin-Kamis untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Puasa Ayyamul Bidh adalah ibadah sunnah yang dilaksanakan pada tiga hari pertengahan setiap bulan Hijriah, tepat saat malam-malamnya terang karena cahaya bulan purnama. Kata “Ayyamul Bidh” sendiri berarti “hari-hari putih”.

Baca juga :

Menurut hadits-hadits yang shahih, puasa ini membawa keutamaan besar. Jika dilakukan rutin setiap bulan, pahalanya setara dengan puasa selama satu tahun. Ini karena satu amalan kebaikan dalam Islam diganjar dengan sepuluh kali lipat kebaikan. Tiga hari puasa × 10 = 30 hari, dan jika dilakukan 12 bulan = 360 hari, atau satu tahun penuh.

Firman Allah SWT dalam Surah Al-An’am ayat 160 menyebutkan:
“Barangsiapa membawa amal kebaikan, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipatnya.”

Di bulan Syawal tahun ini, puasa Ayyamul Bidh bisa dilaksanakan mulai Sabtu, 12 April hingga Senin, 14 April 2025. Ini bisa menjadi momen untuk menyempurnakan puasa Syawal bagi yang belum menyelesaikannya, karena keduanya bisa dikombinasikan dengan niat yang tepat sejak awal.

Niat puasa bisa dilakukan malam hari sebelum berpuasa atau saat sahur, dengan bacaan berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
“Nawaitu shauma ayyamil bidh sunnatan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh sunnah karena Allah Ta’ala.”

Tidak ada syarat khusus untuk puasa ini seperti halnya puasa Ramadhan. Siapa pun yang sehat dan tidak sedang berhalangan, baik laki-laki maupun perempuan, dapat melaksanakannya.

Agar puasa sunnah ini menjadi lebih optimal, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Niatkan dengan tulus karena Allah, bukan hanya sekadar rutinitas.

  • Gunakan waktu luang untuk membaca Al-Qur’an dan berzikir.

  • Tingkatkan amal sosial seperti sedekah atau membantu orang lain.

  • Jaga kesehatan fisik agar puasa tetap nyaman dijalankan.

  • Hindari aktivitas yang tidak bermanfaat atau melalaikan dari ibadah.

Dengan hanya tiga hari dalam sebulan, umat Muslim bisa meraih pahala setara dengan puasa setahun penuh. Momen ini juga menjadi pengingat penting bahwa amalan sunnah, meskipun kecil, bisa membawa ganjaran besar di sisi Allah SWT jika dijalankan dengan keikhlasan dan ketekunan.

 

TAGS : Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syawal Keutamaan

Terkini