Ilustrasi foto lafadz Alhamdulillah
Terasmuslim.com - Manusia sering kali menganggap puncak kenikmatan hidup adalah ketika berhasil menggenggam kemewahan harta duniawi.
Padahal, terdapat satu nikmat yang nilainya jauh lebih mahal dibandingkan seluruh kekayaan di atas bumi.
Nikmat mulia tersebut adalah kelapangan lisan yang senantiasa dimudahkan untuk mengucapkan kalimat alhamdulillah.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah Allah menganugerahi seorang hamba suatu nikmat, lantas ia mengucapkan `Alhamdulillah`, melainkan nikmat memuji Allah itu lebih afdal dari nikmat itu sendiri." (HR. Ibnu Majah).
Hadis tersebut mengisyaratkan bahwa taufik untuk bersyukur memiliki kedudukan yang sangat tinggi di sisi-Nya.
Selain hadis tersebut, Allah Ta`ala juga menegaskan keutamaan bersyukur melalui firman-Nya dalam Surah Ibrahim ayat 7, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu."
Janji Allah ini menjadi landasan bahwa rasa syukur tidak akan pernah mengurangi nikmat yang sudah ada.
Mengapa sebaris ucapan syukur dapat bernilai jauh lebih berharga daripada kenikmatan fisik manusia?
Hal ini dikarenakan seluruh harta benda serta takhta di dunia sifatnya fana dan pasti sirna.
Sementara itu, pahala dari ucapan alhamdulillah bersifat kekal abadi hingga kelak di akhirat.
Kalimat tahmid yang terucap dari hati yang tulus akan menjadi saksi sekaligus pembela kita di yaumulhisab.
Setiap pujian yang ditujukan kepada Allah akan mengunci keberkahan dari setiap rezeki yang kita terima.
Oleh sebab itu, melatih lisan untuk terus memuji Allah merupakan investasi akhirat yang sangat berharga.
Jangan sampai kesibukan mengejar kenikmatan dunia membuat kita lupa untuk memuji Sang Maha Pemberi Rezeki.
Mari jadikan ucapan alhamdulillah sebagai penghias utama lisan kita dalam mengarungi setiap detik kehidupan.