Ilustrasi foto hukum manusia vs hukum Islam
Terasmuslim.com - Sejarah perjalanan manusia dalam Al-Qur`an memuat banyak peringatan tentang kehancuran berbagai bangsa dan umat masa lalu.
Kehancuran tersebut bukanlah tanpa alasan, melainkan akibat dari perilaku buruk serta penentangan mereka terhadap hukum-hukum Allah SWT.
Allah SWT menegaskan sunnah kehancuran ini dalam Surah Al-An`am ayat 6 sebagai bahan renungan bagi generasi setelahnya.
Dalam ayat tersebut, Allah mengingatkan berapa banyak umat sebelum kita yang telah dibinasakan karena dosa-dosa mereka sendiri.
Salah satu perilaku utama yang membinasakan mereka adalah sikap sombong dan menolak kebenaran yang dibawa oleh para rasul.
Kaum `Ad dan Tsamud merupakan contoh nyata bangsa yang hancur akibat kesombongan serta merasa paling kuat di muka bumi.
Selain kesombongan, kezaliman dalam melakukan transaksi ekonomi juga menjadi sebab datangnya azab kepada kaum Nabi Syu`aib.
Kaum Madyan dibinasakan karena kebiasaan mereka yang suka mengurangi timbangan dan berbuat kecurangan dalam bermuamalah.
Perilaku penyimpangan moral yang melanggar fitrah kemanusiaan juga membawa kehancuran total bagi kaum Nabi Luth.
Rasulullah SAW mengingatkan bahaya kemaksiatan yang dilakukan secara terang-terangan melalui sabdanya dalam hadis riwayat Ibn Majah.
Beliau menjelaskan bahwa jika perbuatan keji telah merajalela di suatu kaum, maka Allah akan menurunkan wabah dan penyakit.
Sifat kikir serta perselisihan yang berlebihan dalam agama juga menjadi faktor lain yang membinasakan orang-orang sebelum kita.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Muslim bahwa kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat dan kebencian membinasakan umat.
Setiap kisah kehancuran yang diabadikan dalam kitab suci sejatinya menjadi pelajaran berharga agar kita tidak mengulangi kesalahan serupa.
Mari kita jauhi segala bentuk maksiat dan senantiasa menjaga ketakwaan agar terhindar dari murka serta azab-Nya.