• KEISLAMAN

Agar Terhindar dari Kezaliman, Ini Amalan Doa Para Nabi dalam Al-Qur`an

M. Habib Saifullah | Kamis, 03/09/2026
Agar Terhindar dari Kezaliman, Ini Amalan Doa Para Nabi dalam Al-Qur`an Ilustrasi seseorang sedang berdoa (Foto: Masjid Pogung Dalangan)

Terasmuslim.com - Kehidupan yang tenteram dan aman merupakan idaman setiap individu, baik di lingkungan keluarga maupun sosial. Namun, realitas tak jarang menghadirkan ujian ketika seseorang berada dalam posisi tertekan akibat tindakan orang lain maupun kelalaian diri sendiri.

Guna mencegah keterpurukan akibat tindakan semena-mena pihak lain, setiap insan hendaknya senantiasa berikhtiar memelihara diri dan mempertahankan hak-haknya. Bagi umat Islam, upaya tersebut perlu disempurnakan dengan berserah diri serta memohon perlindungan penuh kepada Allah SWT.

Salah satu bacaan doa yang dapat diamalkan saat mengalami kezaliman—maupun sebagai perlindungan preventif—terdapat dalam Al-Qur’an Surah Al-Qashas ayat 21. Doa ini pernah dipanjatkan oleh Nabi Musa AS sewaktu berhadapan dengan kekejaman Firaun:

رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Robbi najjinii minal qoumidh-dhoolimiin.

Artinya: "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim itu."

Selain itu, amalan tersebut dapat dikombinasikan dengan doa permohonan ampun dan perlindungan lain yang termaktub dalam Surah Al-Anbiya ayat 87, yakni doa yang dibaca oleh Nabi Yunus AS:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Laa ilaaha illaa Anta subhaanaka innii kuntu minadh-dhoolimiin.

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim."

Melalui pemanjatan doa-doa penangkal kezaliman ini, diharapkan seorang hamba senantiasa memperoleh pemeliharaan dan perlindungan dari Allah SWT dalam setiap kondisi kehidupan.