Ilustrasi - orang sedang melakukan amalan sunnah setelah sholat Dhuha (Foto: AI)
Terasmuslim.com - Di tengah pergeseran zaman dan kesibukan duniawi, tidak sedikit amalan sunnah Rasulullah SAW yang mulai ditinggalkan oleh umatnya.
Padahal, menghidupkan kembali ajaran yang mulai dilupakan merupakan bentuk kecintaan tertinggi kepada Nabi Muhammad SAW.
Allah SWT menegaskan pentingnya mengikuti petunjuk Rasulullah dalam Surah Ali `Imran ayat 31.
Dalam ayat tersebut, Allah berjanji akan mencintai dan mengampuni dosa hamba-Nya yang taat mengikuti sunnah Nabi.
Menjalankan amalan sunnah yang terlupakan di tengah keterasingan zaman memiliki keutamaan dan nilai pahala yang sangat besar.
Rasulullah SAW memberikan kabar gembira ini melalui sabdanya dalam hadis riwayat Tirmidzi.
Beliau menjelaskan bahwa barang siapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahnya, maka baginya pahala orang yang mengamalkannya.
Banyak amalan ringan seperti berwudhu sebelum tidur dan membersihkan gigi dengan siwak yang kini sering kali terlewatkan.
Begitu pula dengan amalan membaca doa saat masuk rumah serta mengibas tempat tidur sebelum berbaring yang mulai jarang dilakukan.
Padahal, setiap kebiasaan kecil yang dicontohkan Nabi mengandung hikmah kesehatan, ketenangan jiwa, dan perlindungan spiritual.
Menjaga keberlangsungan sunnah juga menjadi benteng utama agar ajaran Islam tetap murni dan terhindar dari berbagai pemikiran keliru.
Rasulullah SAW mengingatkan dalam hadis riwayat Muslim bahwa barang siapa berpegang teguh pada jalannya saat manusia rusak, ia meraih keutamaan besar.
Allah SWT juga menegaskan dalam Surah Al-Ahzab ayat 21 bahwa pada diri Rasulullah terdapat teladan yang baik bagi orang yang mengharap rahmat-Nya.
Olah karena itu, mulailah mengamalkan kembali sunnah-sunnah sederhana dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten dan penuh keikhlasan.
Semoga usaha kita dalam menghidupkan sunnah menjadi sebab berkumpulnya kita bersama Rasulullah SAW di dalam surga kelak.