Ilustrasi keluarga Islami
Terasmuslim.com - Rasulullah SAW dikaruniai tujuh orang anak yang terdiri dari tiga putra dan empat putri sebagai pencerah dalam kehidupan keluarga beliau.
Seluruh putra dan putri Nabi Muhammad SAW lahir dari rahim Khadijah binti Khuwailid, kecuali putra beliau yang bernama Ibrahim.
Ibrahim merupakan satu-satunya putra Rasulullah SAW yang lahir dari rahim Maria Al-Qibthiyyah di kota Madinah.
Qasim adalah putra sulung Rasulullah SAW yang dari namanya beliau mendapatkan julukan atau kunyah Abu Al-Qasim.
Putra kedua Nabi bernama Abdullah yang juga mendapatkan julukan Thahir dan Thayib karena lahir pada masa awal kenabian Islam.
Seluruh putra Rasulullah SAW wafat pada usia yang sangat muda di masa kanak-kanak sebagai bentuk ujian kesabaran bagi Nabi.
Putri tertua Nabi Muhammad SAW adalah Zainab yang menjadi penopang dakwah dan mengarungi masa awal keislaman dengan penuh keteguhan.
Ruqayyah dan Ummu Kultsum merupakan dua putri Nabi yang secara berurutan dipersunting oleh sahabat mulia Utsman bin Khattab radhiyallahu `anhu.
Pernikahan Utsman dengan dua putri Nabi tersebut membuatnya mendapat julukan kehormatan Dzun Nurain atau pemilik dua cahaya.
Fatimah Az-Zahra merupakan putri bungsu yang paling dicintai Rasulullah SAW dan meneruskan keturunan mulia Nabi melalui pernikahannya dengan Ali bin Abi Thalib.
Al-Qur`an menegaskan pemuliaan kedudukan keluarga Nabi Muhammad SAW sebagaimana tertuang dalam firman Allah SWT pada Surah Al-Ahzab ayat 33.
Rasulullah SAW memuji kedudukan Fatimah dalam hadits riwayat Bukhari dengan menegaskan bahwa Fatimah adalah bagian dari dirinya dan pemimpin wanita ahli surga.
Duka mendalam saat wafatnya Ibrahim diabadikan dalam hadits riwayat Bukhari di mana Rasulullah SAW bersabda bahwa mata meneteskan air dan hati berduka, namun tidak mengucapkan kecuali apa yang diridhai Rabb.
Keberadaan buah hati dalam kehidupan keluarga Nabi menjadi bentuk nyata dari nikmat Allah SWT sebagaimana diisyaratkan dalam Surah Asy-Syura ayat 49-50.
Mengenal kisah hidup putra-putri Rasulullah SAW memberikan edukasi mendalam bagi umat Islam tentang keteladanan mendidik anak serta keteguhan iman dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.