Ilustrasi bisikan setan
Terasmuslim.com - Setan adalah musuh abadi bagi umat manusia yang tidak akan pernah berhenti melancarkan tipu dayanya hingga akhir zaman.
Setiap detik dalam kehidupan kita dijadikan kesempatan oleh musuh nyata ini untuk menjerumuskan manusia ke dalam dosa.
Allah SWT mengingatkan bahaya tersebut secara tegas melalui firman-Nya dalam Surah Fatir ayat 6.
Ayat tersebut menegaskan bahwa setan adalah musuh yang nyata, maka jadikanlah ia sebagai musuh yang harus diwaspadai.
Ruang gerak godaan setan sangat luas dan dapat menyusup ke dalam pikiran serta aliran darah manusia tanpa disadari.
Rasulullah SAW mengingatkan hal ini melalui sabdanya yang diriwayatkan dalam Hadits Riwayat Bukhari nomor 2038 dan Muslim nomor 2175.
Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa setan mengalir dalam tubuh cucu Adam sebagaimana mengalirnya darah.
Bentuk penyesatan setan tidak hanya berupa ajakan maksiat kasar, melainkan juga bisikan halus yang mengemas keburukan seolah kebaikan.
Allah SWT mengabadikan janji iblis untuk menyesatkan manusia dari segala arah dalam Surah Al-A`raf ayat 16 dan 17.
Setan mendatangi manusia dari depan, belakang, kanan, dan kiri agar mayoritas dari mereka menjadi hamba yang tidak bersyukur.
Oleh karena itu, seorang muslim wajib memiliki kesadaran spiritual untuk senantiasa membentengi diri dengan zikir dan doa.
Membaca kalimat ta`awudz merupakan benteng ampuh untuk memohon perlindungan langsung kepada Allah dari godaan yang terkutuk.
Allah SWT menuntun hamba-Nya untuk senantiasa berlindung kepada-Nya sebagaimana tercantum dalam Surah Al-A`raf ayat 200.
Istiqamah dalam menjalankan ibadah wajib dan menjaga wudu juga efektif memperlemah pengaruh jahat setan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, segala daya dan tipu muslihat setan dipastikan akan menjadi sangat lemah.