Ilustrasi komunikasi antar keluarga
Terasmuslim.com - Tuntutan ekonomi dan karier di era modern sering kali membuat pasangan suami istri terjebak dalam kesibukan yang sangat padat.
Kondisi sama-sama sibuk ini berpotensi merenggangkan hubungan pernikahan jika tidak dikelola dengan landasan syariat yang tepat.
Islam menganggap keluarga sebagai ikatan suci yang harus dijaga keharmonisan dan keberlangsungannya di tengah berbagai aktivitas.
Allah SWT telah menegaskan tujuan utama dari sebuah pernikahan dalam Al-Qur`an Surah Ar-Rum ayat 21.
Dalam ayat tersebut Allah berfirman: "Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya."
Untuk mencapai ketenteraman tersebut, pasangan suami istri perlu menyadari bahwa setiap individu memiliki hak dan kewajiban yang saling melengkapi.
Rasulullah SAW memberikan teladan terbaik dalam meluangkan waktu serta membantu pekerjaan rumah tangga di sela-sela kesibukannya melayani umat.
Dalam hadits riwayat Al-Bukhari, Aisyah RA menceritakan bahwa Rasulullah SAW selalu membantu pekerjaan keluarganya saat berada di rumah.
Langkah awal bagi pasangan sibuk adalah membangun komunikasi yang jujur dan menyusun prioritas harian secara bersama-sama.
Al-Qur`an juga mengingatkan pentingnya menjaga diri dan anggota keluarga dari kelalaian melalui Surah At-Tahrim ayat 6.
Allah SWT berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka."
Suami dan istri hendaknya mengalokasikan waktu khusus untuk beribadah bersama, seperti mendirikan shalat berjamaah di rumah.
Nabi Muhammad SAW menegaskan dalam hadits riwayat Muslim bahwa sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya.
Mengatur waktu dengan bijak bukan berarti mengurangi produktivitas, melainkan bentuk pertanggungjawaban amanah kepemimpinan dalam rumah tangga.
Dengan meletakkan keridhaan Allah sebagai tujuan utama, kesibukan duniawi tidak akan pernah merusak kehangatan dan keharmonisan keluarga muslim.