• KEISLAMAN

Bahaya Menyerupai Kaum Kafir Dalam Ajaran Islam

Yahya Sukamdani | Rabu, 30/09/2026
Bahaya Menyerupai Kaum Kafir Dalam Ajaran Islam Ilustrasi foto Islam dan Al quran

Terasmuslim.com - Setiap Muslim diwajibkan menjaga identitas dan kehormatan keIslamannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menyerupai gaya hidup serta tradisi khusus kaum kafir dikenal dalam istilah syariat sebagai tasyabbuh.

Islam secara tegas melarang umatnya mengekor kebiasaan agama lain yang bertentangan dengan syariat.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Dawud).

Larangan ini bertujuan untuk menjaga kemurnian akidah serta kebanggaan sebagai seorang Muslim.

Allah SWT mengingatkan agar umat Islam tidak mengikuti hawa nafsu kaum yang telah tersesat.

Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur`an Surah Al-Ma`idah ayat 77 tentang larangan mengikuti kesesatan.

Mengikuti syiar dan ritual keagamaan lain dapat mengikis keimanan secara perlahan tanpa disadari.

Sikap mengekor kebudayaan luar sering kali muncul akibat krisis identitas dan rasa minder spiritual.

Seorang Muslim hendaknya memiliki kepribadian yang teguh serta berpegang teguh pada petunjuk Al-Qur`an.

Allah SWT berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.” (QS. Al-Isra`: 36).

Menjaga cara berpakaian dan beribadah sesuai sunnah merupakan bagian dari prinsip al-wala` wal-bara`.

Kemuliaan sejati seorang hamba hanya dapat diperoleh dengan meneladani kehidupan Rasulullah SAW.

Umat Islam diimbau untuk selalu bijak serta selektif dalam menyerap budaya dari luar.

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita agar tetap konsisten berada di atas jalan lurus-Nya.