• KEISLAMAN

Ini 5 Dosa Kecil yang Bikin Rezeki Seret

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Minggu, 19/07/2026
Ini 5 Dosa Kecil yang Bikin Rezeki Seret Ilustrasi dosa (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam Islam, rezeki tidak hanya dimaknai sebagai harta benda, tetapi juga kesehatan, ketenangan hati, ilmu yang bermanfaat, keluarga yang harmonis, hingga kemudahan dalam menjalani kehidupan.

Karena itu, ketika seseorang merasa rezekinya terasa sempit atau penuh kesulitan, Islam mengajarkan agar tidak hanya memperbaiki ikhtiar, tetapi juga melakukan muhasabah terhadap amal perbuatan.

Para ulama menjelaskan bahwa dosa dapat menjadi salah satu sebab terhalangnya keberkahan rezeki.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya seorang hamba benar-benar terhalang dari rezeki karena dosa yang diperbuatnya." (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan dinilai hasan oleh sebagian ulama)

Meski demikian, penting dipahami bahwa sempitnya rezeki tidak selalu disebabkan oleh dosa. Allah SWT juga menguji hamba-Nya dengan kelapangan maupun kesempitan hidup.

Namun, meninggalkan maksiat dan memperbanyak taubat merupakan ikhtiar yang dianjurkan agar keberkahan rezeki semakin terbuka.

Berikut lima dosa yang sering dianggap kecil, tetapi patut diwaspadai karena dapat menghilangkan keberkahan rezeki.

1. Berdusta Meski Hanya Bercanda

Sebagian orang menganggap berbohong saat bercanda sebagai hal biasa. Padahal, Rasulullah SAW memberikan peringatan keras terhadap kebiasaan tersebut.

Beliau bersabda:

"Celakalah orang yang berbicara lalu berdusta agar orang-orang tertawa. Celakalah dia, celakalah dia." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Kejujuran menjadi salah satu kunci keberkahan dalam kehidupan, termasuk dalam mencari nafkah.

Sebaliknya, kebiasaan berdusta dapat menghilangkan kepercayaan dan mengurangi keberkahan yang Allah berikan.

2. Menunda Salat Tanpa Uzur

Salat merupakan kewajiban utama seorang Muslim. Sengaja menunda salat hingga hampir habis waktunya tanpa alasan syar`i merupakan bentuk kelalaian yang tidak boleh dianggap remeh.

Allah SWT berfirman:

"Maka celakalah orang-orang yang salat, yaitu mereka yang lalai terhadap salatnya." (QS. Al-Ma`un: 4-5)

Menjaga salat tepat waktu bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sebab datangnya ketenangan dan keberkahan dalam kehidupan.

3. Mengucapkan Ghibah atau Membicarakan Keburukan Orang Lain

Obrolan sehari-hari sering kali tanpa sadar berubah menjadi ghibah. Padahal, Islam mengibaratkan perbuatan ini sebagai memakan daging saudara sendiri yang telah meninggal.

Allah SWT berfirman:

"Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya." (QS. Al-Hujurat: 12)

Ghibah bukan hanya merusak hubungan antarsesama, tetapi juga mengurangi pahala dan menghilangkan keberkahan amal maupun rezeki.

4. Lalai Bersyukur atas Nikmat Allah

Tidak mensyukuri nikmat sering kali dianggap bukan dosa besar. Padahal, kufur nikmat dapat menjadi sebab dicabutnya keberkahan yang telah diberikan Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim: 7)

Rasa syukur tidak hanya diucapkan melalui lisan, tetapi juga diwujudkan dengan menggunakan nikmat pada jalan yang diridhai Allah SWT.

5. Menyepelekan Istighfar dan Taubat

Setiap manusia tidak luput dari kesalahan. Namun, menunda taubat dan jarang beristighfar dapat membuat hati semakin keras serta menjauh dari rahmat Allah SWT.

Dalam Al-Qur`an, Nabi Nuh AS berkata kepada kaumnya:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan yang lebat kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu." (QS. Nuh: 10-12)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa istighfar menjadi salah satu sebab datangnya keberkahan, termasuk dalam urusan rezeki.