• KEISLAMAN

Berlimpah Pahala Memberi Makan Hewan yang Kelaparan

Yahya Sukamdani | Senin, 25/05/2026
Berlimpah Pahala Memberi Makan Hewan yang Kelaparan Ilustrasi foto memberi makan hewan di jalan

Terasmuslim.com - Islam adalah agama universal yang menanamkan benih kasih sayang kepada seluruh makhluk hidup penghuni semesta ini.

Memberi makan kepada hewan yang sedang kelaparan merupakan amal saleh yang bernilai pahala sangat besar di sisi Allah SWT.

Tindakan mulia ini mencerminkan kelembutan hati seorang mukmin yang peka terhadap penderitaan makhluk lain yang tak berakal.

Rasulullah SAW dalam banyak kesempatan selalu memotivasi umatnya untuk gemar menolong binatang yang sedang mengalami kesulitan.

Dalam sebuah hadis sahih, dikisahkan seorang pria yang diampuni dosa-dosanya hanya karena memberi minum seekor anjing yang kehausan.

Ketika para sahabat bertanya apakah ada pahala dalam berbuat baik kepada hewan, Rasulullah SAW memberikan jawaban yang sangat indah.

"Pada setiap kelenjar yang basah (makhluk yang hidup) itu terdapat pahala." (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menegaskan bahwa kebaikan sekecil apa pun kepada makhluk bernyawa tidak akan pernah sia-sia di mata-Nya.

Allah SWT senantiasa melihat ketulusan hati hamba-Nya yang rela membagikan rezeki kepada hewan-hewan terlantar di jalanan.

Al-Qur`an pun mengisyaratkan bahwa Allah SWT telah menjamin rezeki bagi seluruh makhluk yang melata di muka bumi.

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya..." (QS. Hud: 6).

Melalui ayat ini, manusia diajak untuk menjadi perantara kebaikan dalam menyalurkan rezeki Allah kepada hewan yang membutuhkan.

Membiasakan diri memberi makan kucing jalanan, burung, atau hewan lainnya dapat menjadi wasilah penggugur dosa-dosa kita yang lalu.

Rahmat Allah SWT akan senantiasa mengalir deras kepada mereka yang gemar menebarkan kasih sayang di atas bumi ini.

Semoga kita semua digerakkan untuk selalu peduli dan berbagi makanan kepada hewan-hewan kelaparan di sekitar tempat tinggal kita.