Ilustrasi foto merenung saat shalat
Terasmuslim.com - Ibadah yang istiqamah merupakan bentuk ketaatan tertinggi, namun waktu turunnya pertolongan adalah hak prerogatif Allah SWT sepenuhnya.
Seringkali kita merasa telah berbuat banyak, padahal Allah SWT berfirman dalam Al-Baqarah ayat 214 bahwa ujian adalah sunnatullah bagi orang beriman.
Ketahuilah bahwa Allah SWT tidak pernah mengabaikan hamba-Nya, melainkan sedang menguji sejauh mana tingkat kesabaran dan ketulusan niat kita.
Bisa jadi pertolongan tersebut tertunda karena Allah ingin mendengar rintihan doa kita lebih lama agar derajat kita semakin ditinggikan.
Rasulullah SAW bersabda bahwa doa seorang hamba akan dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa dengan berkata, "Aku telah berdoa tapi belum dikabulkan."
Ada kalanya apa yang kita anggap baik justru buruk bagi kita, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur`an bahwa Allah Maha Mengetahui sedang kita tidak.
Pertolongan Allah mungkin hadir bukan dalam bentuk yang kita minta, melainkan dalam bentuk perlindungan dari musibah lain yang tidak kita sadari.
Jangan biarkan keputusasaan merusak pahala ibadah, karena berprasangka baik kepada Allah adalah bagian dari ibadah itu sendiri.
Ingatlah kisah para Nabi yang harus melewati penderitaan bertahun-tahun sebelum akhirnya meraih kemenangan besar dari sisi Allah SWT.
Teruslah melangkah dan beribadah dengan ikhlas, sebab janji Allah itu nyata dan pertolongan-Nya selalu datang tepat pada waktu yang paling indah.