• KEISLAMAN

Menjaga Adab di Hari Jumat, Kunci Meraih Keutamaan dan Keberkahan

Yahya Sukamdani | Jum'at, 13/02/2026
Menjaga Adab di Hari Jumat, Kunci Meraih Keutamaan dan Keberkahan Ilustrasi foto hari Jumat

Terasmuslim.com - Hari Jumat menempati posisi istimewa dalam Islam. Ia bukan sekadar hari berkumpulnya kaum muslimin untuk shalat berjamaah, tetapi momentum pekanan untuk memperbaiki iman dan akhlak. Karena kemuliaannya, Islam menetapkan adab-adab khusus yang seharusnya dijaga agar seorang muslim tidak datang ke hari Jumat dalam keadaan lalai, namun penuh kesiapan lahir dan batin.

Allah berfirman dalam Al-Qur`an, “Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkan jual beli” (QS. Al-Jumu’ah: 9). Ayat ini menegaskan adab utama di hari Jumat, yakni mendahulukan panggilan Allah di atas urusan dunia. Kesungguhan memenuhi seruan ini menjadi cermin keimanan seorang hamba.

Rasulullah SAW juga mengajarkan adab-adab lahiriah yang mulia di hari Jumat, seperti mandi, memakai pakaian terbaik, dan menggunakan wewangian. Semua ini bukan sekadar kebersihan fisik, tetapi bentuk penghormatan terhadap hari yang agung dan majelis ibadah yang mulia. Islam mengajarkan bahwa keindahan dan kebersihan adalah bagian dari iman, terlebih pada waktu-waktu yang dimuliakan.

Adab berikutnya adalah menjaga sikap saat khutbah dan shalat Jumat. Berbicara, bermain gawai, atau mengganggu jamaah lain termasuk perbuatan yang mengurangi pahala Jumat. Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang yang berkata “diam” kepada temannya saat khutbah pun telah melakukan perbuatan sia-sia. Ini menunjukkan betapa Islam sangat menekankan adab, ketenangan, dan kekhusyukan di hari Jumat.

Pada akhirnya, adab di hari Jumat bukan hanya rangkaian aturan, tetapi sarana mendidik jiwa agar menghormati waktu-waktu yang Allah muliakan. Siapa yang menjaga adab Jumat dengan baik, ia bukan hanya memperoleh pahala shalat, tetapi juga keberkahan dalam hidupnya. Hari Jumat pun menjadi titik penguat iman, bukan sekadar rutinitas mingguan tanpa makna.

TERKINI