• KEISLAMAN

Menghidupkan Sunnah yang Terlupakan, Jalan Cinta Rasulullah SAW

Yahya Sukamdani | Senin, 19/01/2026
Menghidupkan Sunnah yang Terlupakan, Jalan Cinta Rasulullah SAW Ilustrasi lafadz Nabi Muhammad SAW (Foto: Pexels/Necati Ömer Karpuzoğlu)

Terasmuslim.com - Dalam kehidupan kaum muslimin hari ini, banyak sunnah Rasulullah ﷺ yang mulai terlupakan atau dianggap remeh. Padahal sunnah adalah petunjuk hidup yang Allah perintahkan untuk diikuti. Allah ﷻ berfirman: “Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka ambillah, dan apa yang dilarangnya maka tinggalkanlah.” (QS. Al-Hasyr: 7). Ayat ini menegaskan bahwa mengikuti sunnah bukan pilihan tambahan, melainkan bagian dari ketaatan kepada Allah.

Rasulullah ﷺ memberikan motivasi besar bagi siapa saja yang menghidupkan sunnah yang telah ditinggalkan. Beliau bersabda: “Barang siapa menghidupkan sunnahku yang telah mati setelahku, maka baginya pahala seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR. Tirmidzi). Hadis ini menunjukkan bahwa mengamalkan sunnah, meskipun terlihat sederhana, memiliki nilai pahala yang berlipat ganda di sisi Allah.

Al-Qur’an juga menegaskan bahwa keselamatan dan petunjuk terletak pada mengikuti jalan Rasulullah ﷺ. Allah ﷻ berfirman: “Katakanlah: Jika kamu mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” (QS. Ali ‘Imran: 31). Menghidupkan sunnah dalam ibadah, akhlak, dan muamalah adalah bukti cinta sejati kepada Nabi ﷺ, bukan sekadar pengakuan lisan.

Dengan demikian, menghidupkan sunnah yang terlupakan adalah bagian dari menjaga kemurnian agama. Sunnah-sunnah kecil seperti adab makan, dzikir harian, shalat sunnah, hingga akhlak dalam bermuamalah jika diamalkan secara istiqamah akan menghidupkan kembali cahaya Islam dalam kehidupan sehari-hari. Inilah jalan lurus yang menghubungkan seorang hamba dengan Rasulullah ﷺ dan mengantarkannya pada ridha Allah ﷻ.