Ilustrasi foto negara aman
Terasmuslim.com - Stabilitas keamanan suatu negara merupakan fondasi utama bagi terwujudnya kemaslahatan hidup umat manusia.
Tanpa adanya kedamaian dan ketertiban, roda ibadah dan perekonomian masyarakat pasti akan lumpuh total.
Islam memandang bahwa menjaga kedaulatan tanah air adalah bagian dari ikhtiar memelihara agama (hifzhun din).
Allah SWT telah mengingatkan manusia tentang mahalnya nikmat keamanan melalui firman-Nya dalam Al-Qur`an
"Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka`bah), yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan." (QS. Quraisy: 3-4).
Ayat mulia ini menunjukkan bahwa rasa aman dari ketakutan adalah prasyarat utama untuk beribadah dengan khusyuk.
Negara yang dilanda konflik dan kekacauan tidak akan pernah bisa menyejahterakan rakyatnya secara lahir maupun batin.
Rasulullah SAW juga sangat menekankan bahwa kesehatan dan keamanan adalah kekayaan sejati seorang hamba.
Dalam hadis riwayat Tirmidzi, beliau bersabda bahwa barangsiapa merasa aman di kediamannya, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk harinya, seolah dunia telah dianugerahkan kepadanya.
Pesan luhur ini mengisyaratkan bahwa stabilitas sosial adalah modal paling dasar dalam meraih kebahagiaan hidup.
Para ulama fikh sepakat bahwa mencegah kerusakan di dalam negara harus lebih didahulukan daripada mengambil manfaat (dar`ul mafasid muqaddamun `ala jalbil mashalih).
Setiap warga negara memiliki kewajiban moral untuk tidak menjadi pemantik api fitnah yang merusak kedamaian.
Ketaatan pada konstitusi yang sah dan menjaga persatuan adalah kunci utama merawat ketahanan nasional.
Kritik terhadap kebijakan pemerintah pun harus disampaikan secara beradab tanpa memicu disintegrasi bangsa.
Mari kita pahami bahwa menjaga stabilitas negara adalah bagian dari manifestasi iman yang nyata.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan berkah kedamaian bagi bangsa kita demi kemaslahatan umat yang berkelanjutan.