Ilustrasi - sholat sunnah (Foto: tribunnews)
Jakarta, Terasmuslim.com - Sholat Maghrib menjadi salah satu waktu istimewa dalam rangkaian ibadah harian umat Islam. Selain sebagai penanda berakhirnya siang dan masuknya malam, waktu Maghrib juga kerap dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah sunnah.
Di antara amalan yang dianjurkan adalah melaksanakan sholat sunnah setelah sholat Maghrib, sebuah ibadah ringan namun sarat keutamaan.
Dalam tradisi Islam, sholat sunnah berfungsi sebagai penyempurna sholat wajib. Ia menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menambah nilai ibadah seorang hamba.
Sholat sunnah setelah Maghrib termasuk amalan yang dianjurkan karena dilaksanakan pada waktu yang penuh ketenangan dan jarang diselingi aktivitas duniawi.
Anjuran sholat sunnah setelah Maghrib dapat ditemukan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ صَلَّى بَعْدَ الْمَغْرِبِ سِتَّ رَكَعَاتٍ لَمْ يَتَكَلَّمْ بَيْنَهُنَّ بِسُوءٍ عُدِلْنَ لَهُ بِعِبَادَةِ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ سَنَةً
Artinya:
“Barang siapa sholat enam rakaat setelah Maghrib tanpa berkata-kata buruk di antaranya, maka ia disetarakan dengan ibadah selama dua belas tahun.” (HR. Tirmidzi)
Hadis ini menunjukkan besarnya pahala yang dijanjikan bagi mereka yang melaksanakan sholat sunnah setelah Maghrib, khususnya sholat sunnah enam rakaat yang dikerjakan dengan khusyuk dan menjaga lisan.
Selain hadis, Al-Qur`an juga memberikan dorongan umum untuk memperbanyak ibadah sunnah. Dalam Surah Al-Isra ayat 79, Allah SWT berfirman:
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
Artinya:
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
Meski ayat ini berbicara tentang sholat malam, para ulama memahaminya sebagai penegasan keutamaan ibadah sunnah yang dilakukan di waktu-waktu tenang, termasuk selepas Maghrib. Waktu tersebut dipandang sebagai momen yang baik untuk memperbanyak amal sebelum seseorang larut dalam aktivitas malam.
Keutamaan sholat sunnah setelah Maghrib juga terletak pada fungsinya sebagai bentuk penjagaan diri. Dengan mengisi waktu selepas Maghrib dengan ibadah, seorang Muslim terhindar dari perbuatan sia-sia dan menjaga konsistensi spiritualnya hingga waktu Isya. Kebiasaan ini secara tidak langsung membentuk disiplin ibadah yang berkesinambungan.