• KEISLAMAN

Jangan Menunda Bersedekah, Pintu Kebaikan yang Bisa Tertutup

Yahya Sukamdani | Rabu, 12/11/2025
Jangan Menunda Bersedekah, Pintu Kebaikan yang Bisa Tertutup  Ilustrasi foto sedekah untuk yang sudah meninggal

Terasmuslim.com - Sedekah dalam Islam memiliki kedudukan yang tinggi sebagai wujud kepedulian sosial dan bukti keimanan seseorang kepada Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah memerintahkan agar umat Islam bersegera dalam melakukan kebaikan, termasuk bersedekah. Allah berfirman:

“Bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran: 133).
Ayat ini menegaskan bahwa bersegera dalam beramal, termasuk sedekah, merupakan tanda keimanan yang hidup dan tidak menunda kebaikan.

Menunda sedekah berarti menunda pahala dan bisa menjadi tanda kelalaian hati. Rasulullah ﷺ memperingatkan tentang hal ini dalam sabdanya:

“Bersegeralah bersedekah, karena akan datang suatu masa di mana seseorang berjalan membawa sedekahnya, namun tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menggambarkan bahwa kesempatan untuk bersedekah bisa tertutup, baik karena harta sudah tiada, atau kondisi akhir zaman yang penuh fitnah hingga nilai kebaikan tak lagi dihargai.

Selain itu, menunda sedekah juga mengandung risiko kehilangan kesempatan hidup. Banyak orang berniat bersedekah “nanti,” namun ajal datang lebih cepat. Padahal, Allah menjanjikan balasan berlipat ganda bagi orang yang bersedekah di waktu lapang maupun sempit. Allah SWT berfirman:

“Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap tangkai ada seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261).
Ayat ini menjadi motivasi agar setiap Muslim tidak menunda kebaikan, sebab sedekah yang diberikan dengan ikhlas akan terus mengalirkan pahala bahkan setelah meninggal dunia.

Maka dari itu, jangan menunggu kaya atau longgar waktu untuk bersedekah. Sedikit yang diberikan dengan ikhlas lebih baik daripada banyak yang hanya menjadi niat. Dengan bersedekah segera, seseorang telah menunjukkan keimanan, mensucikan harta, dan memantapkan keyakinan bahwa segala rezeki berasal dari Allah semata.