Ilustrasi - berdoa (Foto: FREEPIK)
Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam kehidupan sosial yang penuh dinamika, perasaan iri dan dengki sering kali muncul tanpa disadari.
Dua penyakit hati ini bisa menggerogoti ketenangan jiwa, menghapus pahala, bahkan memutus tali silaturahmi. Islam mengajarkan umatnya untuk selalu membersihkan hati dari perasaan negatif tersebut dan memohon perlindungan kepada Allah SWT agar hidup senantiasa damai, bersih, dan lapang.
Dalam Islam, iri (hasad) adalah perasaan tidak senang melihat orang lain mendapat nikmat, disertai keinginan agar nikmat itu hilang darinya. Sementara dengki merupakan bentuk hasad yang lebih dalam, hingga mendorong seseorang untuk berbuat zalim kepada yang ia benci.
Rasulullah SAW bersabda:
“Janganlah kalian saling iri, saling membenci, dan saling membelakangi. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Beliau juga mengingatkan bahwa iri dan dengki bisa menghapus amal kebaikan, sebagaimana api membakar kayu bakar. Dalam riwayat Abu Dawud disebutkan:
“Waspadalah terhadap hasad, karena sesungguhnya hasad memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.”
Karena itu, seorang Muslim dituntut untuk senantiasa menjaga kebersihan hati, menghindari perasaan iri, dan menggantinya dengan doa kebaikan bagi sesama.
Rasulullah SAW mencontohkan beberapa doa untuk membersihkan hati dari sifat iri dan dengki. Salah satunya diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, di mana beliau sering berdoa:
اللَّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي مِنَ النِّفَاقِ، وَعَمَلِي مِنَ الرِّيَاءِ، وَلِسَانِي مِنَ الْكَذِبِ، وَعَيْنِي مِنَ الْخِيَانَةِ، فَإِنَّكَ تَعْلَمُ خَائِنَةَ الأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ
“Allahumma ṭahhir qalbī minan-nifāqi, wa ‘amalī minar-riyā’, wa lisānī minal-kadhib, wa ‘aynī minal-khiyānah, fa innaka ta‘lamu khā’inatal-a‘yun wa mā tukhfis-sudūr.”
Artinya: “Ya Allah, sucikanlah hatiku dari kemunafikan, amal perbuatanku dari riya, lisanku dari dusta, dan mataku dari pandangan khianat. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa yang tersembunyi di hati manusia.”
Selain itu, doa dari Al-Qur’an juga bisa dibaca untuk melunakkan hati dan menjauhkan dari iri, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Hasyr ayat 10:
“Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau jadikan dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”
(QS. Al-Hasyr: 10)
Doa ini menunjukkan bahwa hati yang bersih lahir dari keinginan tulus untuk mendoakan kebaikan bagi orang lain, bukan mengharapkan keburukan menimpa mereka.
Seseorang yang senantiasa berusaha membersihkan hatinya dari iri dan dengki akan menemukan ketenangan batin yang tak ternilai. Dalam hadis riwayat Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak akan berkumpul iman dan dengki dalam hati seorang hamba.”
Hati yang iri cenderung gelisah dan tidak pernah merasa cukup. Sebaliknya, hati yang ikhlas menerima takdir Allah akan selalu tenang, karena ia yakin bahwa setiap nikmat telah ditentukan sesuai hikmah dan kebijaksanaan-Nya.
Iri dan dengki dapat diatasi dengan melatih rasa syukur, memperbanyak zikir dan doa, serta mendoakan kebaikan bagi orang lain. Ketika seseorang tulus berdoa untuk saudaranya, malaikat akan menjawab, “Amin, dan semoga engkau mendapat hal yang sama.”
Membersihkan hati dari iri bukan hanya perkara spiritual, tapi juga berdampak langsung pada kesehatan mental dan sosial. Orang yang jujur menerima takdir Allah akan lebih damai, berpikiran jernih, dan mudah bersyukur. Hidupnya menjadi ringan, dan pikirannya terbebas dari beban kebencian.
Islam menegaskan bahwa kebersihan hati adalah sumber kebahagiaan sejati. Allah SWT berfirman:
“Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak lagi berguna, kecuali orang-orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih.”
(QS. Asy-Syu’ara: 88–89)
Dengan doa, zikir, dan keikhlasan, seorang Muslim akan terjaga dari penyakit hati yang bisa merusak iman. Maka, jagalah hati agar tetap bersih, penuh kasih, dan lapang. Karena hati yang tenang adalah tempat turunnya rahmat Allah SWT.