• KEISLAMAN

Faktor Turunnya Kualitas Penghafal Al-Qur`an

Yahya Sukamdani | Senin, 27/10/2025
Faktor Turunnya Kualitas Penghafal Al-Qur`an Ilustrasi foto membaca Al quran

Terasmuslim.com - Menjadi penghafal Al-Qur’an (hafizh) adalah kemuliaan besar di sisi Allah SWT, namun menjaga hafalan dan kualitasnya membutuhkan kesungguhan yang terus-menerus. Salah satu faktor turunnya kualitas para penghafal Al-Qur’an adalah kurangnya murojaah (mengulang hafalan). Rasulullah SAW bersabda, “Jagalah Al-Qur’an ini, demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, ia lebih mudah lepas daripada unta yang terlepas dari ikatannya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menjadi peringatan bahwa tanpa pengulangan dan kedisiplinan, hafalan akan cepat hilang.

Faktor kedua adalah menurunnya niat dan keikhlasan. Banyak yang awalnya menghafal karena ingin dekat dengan Allah, namun kemudian tergoda oleh pujian atau penghormatan manusia. Padahal, Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Bayyinah ayat 5, “Padahal mereka tidak diperintahkan melainkan untuk menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus.” Hilangnya keikhlasan menjadikan hafalan terasa berat dan tidak menenangkan hati.

Selain itu, lalai dari amal dan akhlak Qur’ani juga menurunkan kualitas para penghafal. Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi untuk diamalkan. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari). Jika hafalan tidak dibarengi dengan penghayatan dan pengamalan, maka ruh dari Al-Qur’an tidak akan hidup dalam diri sang penghafal.