• KEISLAMAN

Kesalahan dalam Shalat

Yahya Sukamdani | Sabtu, 18/10/2025
Kesalahan dalam Shalat Ilustrasi rapat shaf shalat

Terasmuslim.com - Shalat adalah tiang agama dan ibadah yang pertama kali akan dihisab di hari kiamat. Karena kedudukannya yang sangat agung, setiap Muslim diperintahkan untuk melaksanakannya dengan benar, sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ. Namun, masih banyak kesalahan yang sering dilakukan dalam shalat, baik disengaja maupun karena kurangnya ilmu.

Allah ﷻ berfirman dalam Surah Al-Ma’un ayat 4–5: “Maka celakalah orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya.”

Ayat ini menunjukkan bahwa bukan hanya orang yang meninggalkan shalat yang terancam, tetapi juga mereka yang lalai dalam shalat, yakni tidak memperhatikan tata cara, waktu, dan kekhusyukannya. Rasulullah ﷺ bersabda: “Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.”
(HR. Bukhari).

Hadis ini menegaskan bahwa standar shalat yang benar adalah meneladani tata cara Rasulullah ﷺ, bukan mengikuti kebiasaan atau tradisi tanpa dasar ilmu.

Berikut beberapa kesalahan umum dalam shalat yang perlu dihindari:

  1. Tidak tuma’ninah (tenang di setiap gerakan).
    Nabi ﷺ menegur seseorang yang shalat dengan tergesa-gesa dan bersabda:
    “Kembalilah dan shalatlah lagi, karena engkau belum shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim).
  2. Gerakan tidak sesuai sunnah.
    Seperti meletakkan tangan di pinggang, menunduk terlalu dalam, atau menoleh berlebihan tanpa keperluan.
  3. Lalai dari bacaan dan makna shalat.
    Banyak orang membaca ayat dan doa tanpa tadabbur (penghayatan), padahal khusyuk adalah ruh dari shalat.
  4. Tidak menjaga saf (barisan) dengan rapat dan lurus.
    Rasulullah ﷺ bersabda:
    “Luruskan saf kalian, karena lurusnya saf termasuk kesempurnaan shalat.” (HR. Muslim).
  5. Shalat dengan pakaian najis atau aurat tidak tertutup sempurna.
    Padahal Allah telah berfirman:

“Wahai anak Adam, pakailah pakaian terbaikmu ketika memasuki masjid.”
(QS. Al-A’raf: 31).

Kesalahan-kesalahan tersebut terlihat sepele, tetapi dapat mengurangi kesempurnaan bahkan membatalkan shalat. Maka, setiap Muslim wajib belajar dan memperbaiki tata cara ibadahnya agar diterima oleh Allah ﷻ.

Keywords :