• KEISLAMAN

Bacaan Doa untuk Mandi Tolak Bala yang Diajarkan Islam

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Kamis, 09/10/2025
Bacaan Doa untuk Mandi Tolak Bala yang Diajarkan Islam Ilustrasi - mandi tolak bala (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, umat dianjurkan untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala bentuk musibah, penyakit, dan marabahaya.

Salah satu amalan yang diyakini dapat menjadi bentuk ikhtiar spiritual adalah mandi tolak bala, yakni mandi yang disertai niat dan doa khusus untuk memohon keselamatan dari segala bencana.

Secara makna, tolak bala berarti menolak datangnya bahaya atau musibah. Amalan ini bukan ritual wajib, namun banyak dilakukan umat Muslim terutama ketika menghadapi wabah, penyakit, atau bencana alam, sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin.

Sebelum memulai mandi, dianjurkan untuk membaca niat dan doa tolak bala berikut ini:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِدَفْعِ الْبَلَاءِ وَلِرَفْعِ الدَّرَجَاتِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla lidaf‘il balā’i wa li raf‘id darajāti lillāhi ta‘ālā

“Aku niat mandi untuk menolak bala dan mengangkat derajat karena Allah Ta‘ala.”

Setelah membaca niat tersebut, disunnahkan membaca doa perlindungan berikut:

اللّٰهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ كُلِّ بَلَاءٍ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ
Allāhumma ihfazhnī min kulli balā’id-dunyā wa ‘adzābil-ākhirah

“Ya Allah, lindungilah aku dari segala bala dunia dan siksa akhirat.”

Mandi tolak bala bukan sekadar menyiram tubuh dengan air, tetapi juga sarana membersihkan diri secara spiritual. Dalam Islam, air memiliki makna penyucian, baik untuk tubuh maupun jiwa.

Amalan ini mengingatkan bahwa setiap upaya lahiriah harus disertai dengan permohonan perlindungan kepada Allah SWT.

Ulama menekankan bahwa mandi tolak bala hendaknya dilakukan dengan niat ikhlas, bukan karena kepercayaan mistik atau jimat tertentu. Sebab, hanya Allah SWT-lah yang memiliki kuasa untuk menolak dan mengangkat bala.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur`an:

قُل لَّن يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
“Katakanlah: Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang beriman harus bertawakal.” (QS. At-Taubah: 51)

Dengan mandi tolak bala dan doa yang tulus, seorang Muslim diingatkan untuk senantiasa bergantung kepada Allah SWT dalam menghadapi segala cobaan hidup. Sebab, perlindungan sejati bukan datang dari ritual semata, melainkan dari hati yang ikhlas dan keyakinan penuh kepada kekuasaan Allah SWT.