• UMRAH & HAJI

Analisis Ekonomi dari Biaya Haji dan Umrah

Yahya Sukamdani | Rabu, 01/10/2025
Analisis Ekonomi dari Biaya Haji dan Umrah Ilustrasi kerjasama

Terasmuslim.com - Ibadah haji dan umrah merupakan kewajiban dan sunnah mulia yang menuntut pengorbanan harta. Allah ﷻ berfirman, “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah...” (QS. Ali Imran: 97). Ayat ini menegaskan pentingnya kemampuan finansial sebagai syarat utama. Dari sisi ekonomi, biaya haji dan umrah meliputi transportasi, akomodasi, serta kebutuhan logistik lain yang menjadi indikator kesejahteraan dan kesiapan jamaah.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Ikutilah antara haji dan umrah, karena keduanya menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana api menghilangkan karat besi.” (HR. Tirmidzi). Hadis ini memberikan perspektif bahwa biaya besar yang dikeluarkan tidak akan sia-sia, melainkan menjadi jalan penghapusan dosa dan sumber keberkahan rezeki. Dalam konteks ekonomi makro, perjalanan haji dan umrah juga mendorong pertumbuhan di sektor jasa, pariwisata, hingga perdagangan internasional.

Karenanya, analisis biaya haji dan umrah tidak sekadar menyoroti pengeluaran individu, tetapi juga pengaruhnya terhadap kebijakan keuangan negara dan perputaran ekonomi global.