• KEISLAMAN

Doa Sujud Tilawah, Ini Niat dan Tata Caranya

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Selasa, 30/09/2025
Doa Sujud Tilawah, Ini Niat dan Tata Caranya Ilustrasi - sujud tilawah (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Sujud tilawah merupakan salah satu bentuk ibadah sunnah yang dikerjakan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah dalam Al-Qur`an.

Amalan ini menjadi wujud ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:

فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا
“Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah Dia.” (QS. An-Najm: 62)

Sujud tilawah tidak memiliki bacaan niat khusus yang diucapkan dengan lisan, melainkan cukup menghadirkan niat dalam hati. Misalnya: “Saya berniat melaksanakan sujud tilawah karena Allah Ta’ala.”

اللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا، وَضَعْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا، وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا، وَتَقَبَّلْهَا مِنِّي كَمَا تَقَبَّلْتَهَا مِنْ عَبْدِكَ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَامُ

Allāhumma’ktub lī bihā ‘indaka ajran, waḍa‘ ‘annī bihā wizran, waj‘alhā lī ‘indaka dhukhran, wataqabbalhā minnī kamā taqabbaltahā min ‘abdika Dāwūda ‘alayhissalām.

“Ya Allah, catatkanlah untukku dengannya di sisi-Mu pahala, hapuskanlah dariku karenanya dosa, jadikanlah ia bagiku sebagai simpanan di sisi-Mu, dan terimalah dariku sebagaimana Engkau telah menerimanya dari hamba-Mu Dawud ‘alaihis salam.”

Sujud tilawah dapat dilakukan baik di dalam salat maupun di luar salat. Jika dilakukan di dalam salat, maka sujud tilawah dilakukan setelah membaca atau mendengar ayat sajdah, kemudian bertakbir dan sujud sekali, lalu bangkit kembali untuk melanjutkan salat. Jika dilakukan di luar salat, tata caranya cukup dengan bertakbir, sujud satu kali, membaca doa sujud tilawah, kemudian bangkit kembali tanpa salam.

Sujud tilawah adalah bentuk ketundukan seorang Muslim di hadapan Allah SWT. Dengan membaca doa ini, seorang hamba tidak hanya menunjukkan kepatuhan kepada perintah Allah, tetapi juga memohon agar setiap sujudnya menjadi penghapus dosa sekaligus tabungan pahala di akhirat.