Ilustrasi - ini bacaan sholawat nariyah untuk Nabi Muhammad SAW (Foto: ADVENTISTHEALTHCARE)
Jakarta, Terasmuslim.com - Sholawat menjadi salah satu bentuk kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus wasilah doa untuk mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Di antara berbagai sholawat yang populer di kalangan umat muslim, Sholawat Nariyah atau Doa Nariyah termasuk yang sering diamalkan, baik secara individu maupun berjamaah.
Sholawat Nariyah dikenal sebagai bacaan doa yang memohon kelancaran rezeki, kemudahan urusan, kesehatan, keselamatan, serta pertolongan dari segala kesulitan.
Kata Nariyah berasal dari kata an-Nur (cahaya), yang melambangkan harapan agar kehidupan seorang muslim senantiasa diterangi oleh cahaya rahmat Allah SWT melalui syafaat Rasulullah SAW.
Ulama menyebutkan bahwa membaca sholawat ini secara rutin dengan penuh keyakinan dapat menjadi sebab turunnya pertolongan Allah, dimudahkan segala urusan, bahkan sebagai penolak bala.
اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ، وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ، وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ، وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ، وَحُسْنُ الْخَوَاتِيمِ، وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ.
Allahumma shalli shalaatan kaamilatan wa sallim salaaman taamman ‘ala sayyidinaa Muhammadinilladzi tanhallu bihil ‘uqadu, wa tanfariju bihil kurabu, wa tuqdha bihil hawaai-ju, wa tunaalu bihir raghaa-ibu wa husnul khawaatimi, wa yustasqal ghamaamu biwajhihil kariimi, wa ‘ala aalihi wa shahbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi’adadi kulli ma’luumin laka.
“Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, yang dengan beliau terurai segala ikatan, terlepas segala kesusahan, ditunaikan segala kebutuhan, tercapai segala keinginan dan husnul khatimah, serta dengan wajah beliau yang mulia, awan menurunkan hujan. Semoga rahmat dan salam senantiasa tercurah kepada keluarga dan sahabatnya, pada setiap kedipan mata dan hembusan napas, sebanyak bilangan yang Engkau ketahui.”
Doa Nariyah bisa dibaca kapan saja, baik setelah shalat wajib, saat majelis dzikir, maupun ketika seseorang menghadapi kesulitan. Banyak kalangan mengamalkan bacaan ini 11 kali, 41 kali, hingga 4444 kali sesuai kemampuan, sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon pertolongan Allah.