ilustrasi menjaga hati
Teramuslim.com - Islam mengajarkan bahwa kekayaan sejati bukanlah banyaknya harta, melainkan rasa cukup dan tenang di dalam hati. Allah ﷻ berfirman: “Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu” (QS. Al-Hadid: 23). Ayat ini menegaskan bahwa sikap qanaah dan ridha adalah tanda kekayaan hati yang sesungguhnya.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta benda, tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kaya hati” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menjelaskan bahwa harta yang melimpah tidak menjamin kebahagiaan, sebab yang menentukan adalah ketenangan hati. Orang yang hatinya lapang tidak akan diperbudak oleh keinginan yang tak pernah habis.
Dengan kaya hati, seorang Muslim mampu hidup sederhana, tenang, dan penuh rasa syukur. Ia tidak mudah iri terhadap orang lain, serta selalu merasa cukup dengan rezeki yang Allah titipkan. Inilah kekayaan yang tidak akan habis, sekaligus menjadi sumber kebahagiaan dunia dan bekal keselamatan di akhirat.