• KEISLAMAN

Bahaya Riba, Pelaku Tidak Mendapatkan Husnul Khotimah Menurut Islam

Yahya Sukamdani | Jum'at, 29/08/2025
Bahaya Riba, Pelaku Tidak Mendapatkan Husnul Khotimah Menurut Islam Ilustrasi foto pusing karena riba

Terasmuslim.com - Islam menegaskan larangan riba sebagai salah satu dosa besar yang berdampak buruk bagi kehidupan dunia maupun akhirat. Dalam Al-Qur’an, Allah ﷻ dengan tegas menyatakan perang terhadap pelaku riba, menandakan betapa seriusnya ancaman ini. Salah satu konsekuensi yang ditakutkan adalah hilangnya kesempatan memperoleh husnul khotimah, atau akhir hidup yang baik.

Husnul khotimah merupakan dambaan setiap Muslim, yakni meninggal dunia dalam keadaan iman dan amal baik yang diterima Allah ﷻ. Namun, bagi pelaku riba yang enggan bertaubat, pintu menuju husnul khotimah menjadi terhalang. Amal mereka terancam sia-sia, sebab riba tidak hanya menzalimi orang lain tetapi juga menunjukkan kedurhakaan terhadap perintah Allah.

Para ulama menjelaskan bahwa pemakan riba akan menghadapi sakaratul maut dengan kesulitan, serta kebingungan yang membuat hati mereka gelap. Kondisi ini sangat berbeda dengan orang beriman yang menjaga hartanya dari hal haram, yang kelak dimudahkan jalannya menuju kemuliaan akhirat.

Karenanya, umat Islam diingatkan untuk menjauhi praktik riba dalam bentuk apapun, baik pinjaman berbunga, transaksi merugikan, maupun sistem keuangan yang melanggar syariat. Sebaliknya, dianjurkan untuk memperkuat prinsip ekonomi syariah, yang berlandaskan keadilan, keberkahan, dan saling menguntungkan tanpa menzalimi.

Dengan menjaga diri dari riba, seorang Muslim tidak hanya menyucikan hartanya, tetapi juga membuka jalan menuju husnul khotimah dan ridha Allah ﷻ.