• KEISLAMAN

Bahaya Sifat Sombong, Penyakit Hati yang Menutup Jalan Surga

Yahya Sukamdani | Senin, 18/08/2025
Bahaya Sifat Sombong, Penyakit Hati yang Menutup Jalan Surga Ilustrasi merendahkan orang lain

Terasmuslim.com - Sifat sombong atau takabur adalah salah satu penyakit muslim.com/tags/hati/" style="text-decoration:none;color:#228239;font-weight: 700;">hati yang sangat berbahaya menurut ajaran Islam. muslim.com/tags/Sombong/" style="text-decoration:none;color:#228239;font-weight: 700;">Sombong bukan sekadar merasa lebih dari orang lain, tetapi juga menolak kebenaran dan merendahkan sesama. Dalam Al-Qur’an, Allah dengan tegas memperingatkan bahwa kesombongan adalah sifat yang akan membawa manusia pada kehancuran, baik di dunia maupun di akhirat.

Rasulullah ﷺ pernah bersabda, “Tidak akan masuk muslim.com/tags/surga/" style="text-decoration:none;color:#228239;font-weight: 700;">surga orang yang di dalam muslim.com/tags/hati/" style="text-decoration:none;color:#228239;font-weight: 700;">hatinya terdapat kesombongan walaupun sebesar biji zarrah” (HR. Muslim). Hadis ini menegaskan betapa beratnya ancaman bagi orang yang masih menyimpan kesombongan dalam dirinya. Bahkan sekecil apapun, sifat ini dapat menjadi penghalang masuk muslim.com/tags/surga/" style="text-decoration:none;color:#228239;font-weight: 700;">surga.

Kesombongan juga menjadi sebab utama ditolaknya ibadah seseorang. Saat manusia merasa lebih tinggi daripada yang lain, ia rentan meremehkan ajaran agama dan mengabaikan perintah Allah. Inilah yang membedakan seorang mukmin sejati dengan mereka yang tertipu oleh hawa nafsunya.

Al-Qur’an memberikan contoh nyata tentang kesombongan Iblis ketika menolak perintah Allah untuk bersujud kepada Nabi Adam. Iblis merasa dirinya lebih mulia karena diciptakan dari api, sementara Adam dari tanah. Sikap inilah yang menjadikannya terusir dari rahmat Allah untuk selama-lamanya.

Dalam kehidupan sehari-hari, sifat sombong bisa muncul dalam bentuk sederhana: merendahkan orang lain karena penampilan, harta, status sosial, bahkan ilmu. Padahal semua itu hanyalah titipan dari Allah yang bisa diambil kapan saja.

Bahaya sombong juga terasa dalam hubungan sosial. Orang yang angkuh biasanya dijauhi, sulit menerima nasihat, dan akhirnya terjebak dalam kesalahan berulang. Dalam jangka panjang, ia kehilangan teman, kepercayaan, bahkan bisa jatuh pada kehinaan.

Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa rendah muslim.com/tags/hati/" style="text-decoration:none;color:#228239;font-weight: 700;">hati. Kerendahan muslim.com/tags/hati/" style="text-decoration:none;color:#228239;font-weight: 700;">hati bukan berarti menganggap diri tidak berharga, melainkan menyadari bahwa segala kelebihan hanyalah anugerah Allah. Dengan sikap ini, seseorang akan lebih mudah menerima kebenaran, memperbaiki diri, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Kesimpulannya, sifat sombong adalah penyakit berbahaya yang harus dihindari. Islam menekankan pentingnya hidup dengan tawadhu’ dan selalu ingat bahwa hanya Allah yang layak untuk disombongkan. Keselamatan hidup dunia dan akhirat terletak pada kerendahan muslim.com/tags/hati/" style="text-decoration:none;color:#228239;font-weight: 700;">hati dan ketaatan kepada-Nya.