Ilustrasi dosa
Jakarta, Terasmuslim.com - Zina adalah salah satu dosa besar (kabair) dalam Islam yang diancam dengan hukuman berat, baik di dunia maupun di akhirat.
Al-Qur`an dan hadis dengan tegas melarang perbuatan ini karena merusak kehormatan, keluarga, dan tatanan masyarakat. Namun, di tengah besarnya dosa tersebut, muncul pertanyaan yang kerap ditanyakan umat: Apakah dosa zina masih bisa diampuni oleh Allah?
Allah SWT menegaskan larangan zina dalam firman-Nya:
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra: 32)
Ayat ini menekankan bukan hanya larangan berzina, tetapi juga larangan mendekati hal-hal yang dapat menjerumuskan ke perbuatan tersebut.
Meski termasuk dosa besar, Islam mengajarkan bahwa pintu ampunan Allah selalu terbuka bagi siapa saja yang sungguh-sungguh bertaubat. Allah SWT berfirman:
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا
“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.” (QS. Az-Zumar: 53)
Ayat ini menjadi harapan bagi setiap pendosa, termasuk mereka yang pernah melakukan zina, selama ia benar-benar menyesal dan kembali kepada Allah.
Para ulama menyebutkan bahwa taubat dari zina harus memenuhi tiga syarat:
1. Menyesali perbuatan yang telah dilakukan.
2. Berhenti total dari perbuatan tersebut.
3. Bertekad kuat untuk tidak mengulanginya lagi.
Jika zina melibatkan hak orang lain (misalnya merusak rumah tangga atau menimbulkan fitnah), maka ada syarat keempat, yaitu meminta maaf atau menyelesaikan urusan tersebut dengan pihak terkait.
Allah tidak hanya mengampuni dosa orang yang bertaubat, tetapi bahkan menggantinya dengan kebaikan. Dalam QS. Al-Furqan: 70 disebutkan:
إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ
“Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman, dan mengerjakan amal saleh, maka kejahatan mereka akan diganti Allah dengan kebaikan.”