Ilustrasi - sholat (Foto: tribunnews)
Jakarta, Terasmuslim.com - Praktik sholat yang dilakukan tanpa pemahaman ilmu yang memadai, atau sekadar mengikuti kebiasaan turun-temurun, ternyata memiliki dampak serius pada kualitas ibadah seorang Muslim.
Hal ini ditegaskan oleh Ustadz Adi Hidayat (UAH) dalam sebuah kajian yang dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official, pada Senin (7/7), yang mengingatkan umat akan bahaya sholat tanpa didasari pengetahuan yang cukup.
Menurut UAH, ibadah semacam ini tidak hanya membuat kualitas sholat menjadi lemah, tetapi juga menghambat seseorang untuk menyelami kedalaman ajaran Islam yang sesungguhnya.
"Tidak cukup hanya bisa melafalkan doa-doa dalam sholat, tetapi lebih penting adalah memahami arti dan maknanya agar ibadah menjadi lebih khusyuk dan menyentuh hati," kata Adi Hidayat.
Ia menyoroti fenomena di mana banyak umat Islam tidak mengerti makna dari setiap rukun dan gerakan ibadah, bahkan dalam ritual penting seperti tawaf atau wukuf. UAH percaya bahwa kondisi ini dapat diubah secara signifikan jika ada semangat kuat untuk mencari ilmu.
UAH kemudian menegaskan pentingnya ilmu dalam kehidupan seorang Muslim. Baginya, ilmu adalah cahaya yang menerangi setiap langkah, membimbing seseorang dalam membedakan mana yang benar dan mana yang salah.
Lebih dari itu, ilmu juga menjadi kunci untuk menjaga kesempurnaan pelaksanaan setiap ibadah, termasuk sholat.
Dengan memahami ilmu di balik ibadah, seorang Muslim dapat meraih kekhusyukan dan keberkahan yang sesungguhnya.