• KEISLAMAN

Ukhuwah Islamiyah, Merajut Persaudaraan di Tengah Keberagaman

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Selasa, 18/03/2025
Ukhuwah Islamiyah, Merajut Persaudaraan di Tengah Keberagaman Ilustrasi (Foto: kumparan)

Terasmuslim.com - Dalam kehidupan yang semakin beragam, konsep ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan dalam Islam menjadi sangat relevan. Islam mengajarkan bahwa ukhuwah bukan hanya terbatas pada sesama Muslim, tetapi juga mencakup hubungan harmonis dengan seluruh umat manusia, terutama dalam masyarakat multikultural seperti Indonesia.

Islam menekankan pentingnya persatuan dan kasih sayang antarsesama. Dalam Surah Al-Hujurat ayat 10, Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat."

Menurut Prof. Quraish Shihab, ukhuwah Islamiyah tidak berarti membatasi hubungan hanya dengan Muslim saja, tetapi juga menciptakan keharmonisan dengan non-Muslim dalam bingkai toleransi dan saling menghormati.

Di Indonesia, keberagaman agama, budaya, dan suku menjadi tantangan sekaligus anugerah. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat yang majemuk:

  1. Menjunjung Tinggi Toleransi
    Islam mengajarkan untuk menghargai perbedaan dan tidak memaksakan keyakinan kepada orang lain. Rasulullah SAW pun hidup berdampingan dengan komunitas Yahudi dan Nasrani di Madinah dengan penuh kedamaian.
  2. Menghindari Fanatisme Berlebihan
    Sikap eksklusif dan menganggap kelompok sendiri paling benar bisa merusak persaudaraan. Islam mengajarkan untuk selalu bersikap adil dan menghormati perbedaan pendapat.
  3. Menjadi Teladan dalam Kebaikan
    Dengan menampilkan akhlak yang baik, Muslim dapat menjadi teladan bagi masyarakat lainnya dan menciptakan suasana yang harmonis.

Umat Islam memiliki peran besar dalam menjaga persatuan bangsa. Ulama, tokoh masyarakat, dan kaum intelektual harus aktif menyebarkan nilai-nilai ukhuwah, baik melalui dakwah, pendidikan, maupun aksi sosial.

Dengan menjunjung nilai-nilai Islam yang toleran dan inklusif, umat Muslim dapat menjadi agen perdamaian di tengah keberagaman. Dalam kehidupan sehari-hari, ukhuwah ini dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, bekerja sama, dan menjaga persatuan dalam keberagaman.