Ilustrasi Umar bin Khattab (Foto: Islampos)
Terasmuslim.com - Umar bin Khattab adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Islam. Sebelum masuk Islam, ia dikenal sebagai salah satu musuh besar Rasulullah SAW dan pengikutnya. Namun, hatinya yang keras akhirnya luluh oleh cahaya Islam, menjadikannya salah satu sahabat Rasulullah yang paling setia dan khalifah yang dicintai umat.
Umar bin Khattab awalnya dikenal sebagai seorang yang keras dan tegas dalam menentang ajaran Islam. Ia bahkan pernah berencana membunuh Rasulullah SAW karena menganggap ajaran Islam memecah belah suku Quraisy.
Namun, dalam perjalanan mencari Nabi, ia justru mendengar saudarinya, Fatimah binti Khattab, membaca ayat-ayat Al-Qur`an dari Surah Thaha. Hati Umar tersentuh, dan setelah bertemu dengan Rasulullah, ia mengucapkan dua kalimat syahadat.
Keislaman Umar menjadi titik balik dalam sejarah dakwah Islam. Ia tidak hanya membela Rasulullah secara terbuka tetapi juga turut serta dalam berbagai peristiwa penting, seperti hijrah ke Madinah dan peperangan demi menegakkan Islam.
Setelah wafatnya Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab diangkat menjadi khalifah kedua. Dalam kepemimpinannya, ia dikenal sebagai pemimpin yang adil, tegas, tetapi juga penuh kasih sayang kepada rakyatnya.
Kebijakan-kebijakan yang dibuatnya membawa banyak perubahan, seperti sistem administrasi negara, pembangunan infrastruktur, dan penegakan hukum yang tegas namun tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
Salah satu kisah keteladanannya yang terkenal adalah kebiasaannya berkeliling di malam hari untuk memastikan kesejahteraan rakyatnya. Ia bahkan rela memikul sendiri karung gandum untuk diberikan kepada seorang ibu yang kelaparan, tanpa memberitahu jati dirinya sebagai khalifah.
Pada tahun 644 M, Umar bin Khattab wafat setelah ditikam oleh seorang budak Persia bernama Abu Lu’lu’ah ketika sedang melaksanakan salat Subuh di Masjid Nabawi. Sebelum meninggal, ia tetap menunjukkan ketulusan dan kebijaksanaannya dengan membentuk dewan syura untuk menentukan khalifah selanjutnya.
Kepemimpinan Umar bin Khattab meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah Islam. Ketulusannya dalam mengabdi kepada Allah dan umat menjadikannya sosok yang dicintai dan dikenang hingga kini sebagai salah satu pemimpin terbaik dalam sejarah Islam.