Ilustrasi malaikat (Foto: Ist)
Terasmuslim.com - Al-Qur’an secara tegas menjelaskan bahwa malaikat adalah makhluk Allah yang memiliki sayap, namun jumlahnya tidak satu dan tidak sama pada setiap malaikat. Allah SWT berfirman, “Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (Nya) yang mempunyai sayap, masing-masing ada yang dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki” (QS. Fathir: 1). Ayat ini menegaskan bahwa jumlah sayap malaikat berbeda-beda sesuai dengan kehendak Allah.
Dari ayat tersebut, para ulama menjelaskan bahwa malaikat ada yang memiliki dua sayap, tiga sayap, empat sayap, bahkan lebih dari itu. Kalimat “Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki” menunjukkan bahwa jumlah sayap malaikat tidak dibatasi hanya sampai empat. Ini menjadi dalil bahwa kemampuan dan bentuk malaikat sepenuhnya berada dalam kekuasaan Allah SWT dan tidak bisa disamakan dengan makhluk lain.
Dalam hadis sahih, Rasulullah ﷺ menjelaskan secara khusus tentang jumlah sayap Malaikat Jibril عليه السلام. Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah ﷺ melihat Jibril dalam rupa aslinya, ia memiliki enam ratus sayap” (HR. Bukhari dan Muslim). Sayap-sayap tersebut menutupi ufuk langit, menunjukkan betapa agung dan dahsyatnya ciptaan Allah SWT pada malaikat yang memiliki tugas besar sebagai penyampai wahyu.
Keimanan kepada malaikat, termasuk meyakini sifat-sifat mereka sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis, merupakan bagian dari rukun iman. Allah SWT berfirman, “Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya…” (QS. Al-Baqarah: 285). Dengan memahami bahwa malaikat memiliki sayap dengan jumlah yang beragam, seorang muslim semakin yakin akan kebesaran Allah dan terdorong untuk memperkuat imannya kepada perkara-perkara gaib yang telah ditetapkan dalam wahyu.