• KEISLAMAN

Adab Ketika Safar Menurut Hukum Islam

Yahya Sukamdani | Rabu, 05/11/2025
Adab Ketika Safar Menurut Hukum Islam Ilustrasi foto ibadah ketika safar

Terasmuslim.com - Dalam Islam, safar (perjalanan) bukan hanya aktivitas duniawi, tetapi juga sarana untuk menambah ilmu, mempererat silaturahmi, dan menunaikan ibadah. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Mulk ayat 15, “Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah dari rezeki-Nya.” Ayat ini menunjukkan bahwa perjalanan diperbolehkan selama diniatkan untuk kebaikan. Namun, Islam juga mengajarkan adab-adab saat safar agar perjalanan membawa berkah dan keselamatan, bukan sekadar tujuan duniawi.

Salah satu adab penting saat safar adalah memulai dengan niat yang baik dan membaca doa sebelum berangkat. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seseorang keluar dari rumahnya, hendaklah ia membaca: ‘Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, la haula wa la quwwata illa billah’ (Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah).” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Doa ini menjadi bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah, memohon perlindungan dari bahaya dan kemudharatan di perjalanan.

Selain itu, Islam menekankan pentingnya menjaga akhlak dan persaudaraan selama safar. Rasulullah SAW bersabda, “Jika tiga orang keluar untuk safar, hendaklah mereka menunjuk salah satu sebagai pemimpin.” (HR. Abu Dawud). Hadis ini mengajarkan pentingnya kebersamaan, tanggung jawab, dan kedisiplinan dalam rombongan perjalanan. Seorang muslim juga dianjurkan untuk membantu sesama, tidak sombong, dan menjaga lisan agar tidak menimbulkan perselisihan di jalan.