Ilustrasi - tata cara sholat Awwabin (Foto: media harapan)
Jakarta, Terasmuslim.com - Sholat Awwabin adalah salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam untuk dikerjakan di waktu antara Maghrib dan Isya.
Sholat ini dikenal sebagai sholatnya orang-orang yang awwaab, yaitu mereka yang senantiasa bertaubat, kembali, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sholat Awwabin termasuk amalan ringan namun memiliki ganjaran yang besar. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ صَلَّى بَعْدَ الْمَغْرِبِ سِتَّ رَكَعَاتٍ لَمْ يَتَكَلَّمْ فِي مَا بَيْنَهُنَّ بِسُوءٍ، عُدِلَتْ لَهُ بِعِبَادَةِ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ سَنَةٍ
“Barang siapa sholat enam rakaat setelah Maghrib dan tidak berkata buruk di antara sholat-sholat itu, maka ia akan mendapat pahala seperti beribadah selama dua belas tahun.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Sholat Awwabin dilaksanakan setelah sholat Maghrib hingga sebelum sholat Isya. Waktu terbaiknya adalah dilakukan sesudah sholat Maghrib langsung, sebelum seseorang meninggalkan masjid atau beranjak dari tempat sholatnya.
Jumlah rakaatnya enam rakaat, bisa dikerjakan dengan tiga salam (dua rakaat-dua rakaat), atau enam rakaat sekaligus dengan satu salam di akhir sesuai kemampuan dan kebiasaan.
Niat sholat Awwabin dapat dibaca dalam hati, namun boleh juga dilafalkan untuk meneguhkan niat, seperti berikut:
نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ الْأَوَّابِينَ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
“Aku berniat sholat sunnah Awwabin dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Jika dikerjakan enam rakaat, niatnya tetap sama, dibaca pada setiap dua rakaat.
1. Takbiratul Ihram sambil membaca doa iftitah:
اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْـحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
“Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan Mahasuci Allah pada waktu pagi dan petang.”
2. Membaca Surah Al-Fatihah
3. Membaca Surah pendek, dianjurkan membaca surat yang mengandung makna tobat, seperti:
Rakaat pertama: Surah Al-Kafirun (QS. 109)
Rakaat kedua: Surah Al-Ikhlas (QS. 112)
Namun boleh juga membaca surah lain seperti Al-Falaq, An-Naas, atau ayat Al-Qur’an yang dikuasai.
4. Rukuk dan I’tidal dengan tuma’ninah
5. Sujud dua kali disertai duduk di antara dua sujud
6. Duduk tasyahhud akhir dan membaca doa tasyahhud
7. Salam ke kanan dan kiri
J8. ika ingin melanjutkan hingga enam rakaat, ulangi langkah yang sama untuk dua rakaat berikutnya.
Usai melaksanakan sholat Awwabin, disunnahkan memperbanyak zikir dan istighfar, di antaranya:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”
Selain itu, dianjurkan juga membaca doa agar diberi ampunan dan kekuatan untuk senantiasa menjadi bagian dari orang-orang yang awwaabin (yang bertaubat).
Sholat Awwabin menjadi amalan sunnah yang penuh makna, ringan dikerjakan namun memiliki keutamaan besar. Di tengah kesibukan dunia, meluangkan waktu beberapa menit setelah Maghrib untuk beribadah dan memohon ampunan dapat menjadi langkah kecil menuju keberkahan dan ridha Allah SWT.
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang menyucikan diri.”
(QS. Al-Baqarah: 222)