ilustrasi - makhluk ghaib yang sedang mengganggu manusia (Foto: AI)
Jakarta, Terasmuslim.com - Keberadaan makhluk ghaib seperti jin dan setan diyakini oleh umat Islam sebagai bagian dari ciptaan Allah SWT.
Meski tidak tampak oleh mata, banyak orang merasa cemas dan terganggu dengan bayangan kehadiran mereka.
Dalam Islam, Allah telah memberikan jalan perlindungan melalui doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW. Salah satu doa paling dianjurkan untuk menjauhkan diri dari gangguan ghaib adalah membaca Ayat Kursi dari Surat Al-Baqarah ayat 255.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang yang membacanya sebelum tidur akan senantiasa dijaga oleh Allah hingga pagi hari dan setan tidak akan berani mendekat.
Selain itu, doa perlindungan yang pernah dibaca Nabi juga menjadi amalan penting. Beliau berdoa:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْحَرِيقِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِيَ الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari pikun, tenggelam, terbakar, dan aku berlindung kepada-Mu dari gangguan setan ketika menjelang kematian.” (HR. Abu Dawud).
Tidak hanya itu, Rasulullah SAW juga membiasakan membaca Surat Al-Falaq dan An-Nas setiap pagi, sore, dan sebelum tidur. Kedua surat terakhir dalam Al-Qur`an tersebut dikenal sebagai Al-Mu’awwidzatain, yaitu ayat-ayat yang menjadi benteng perlindungan dari segala bentuk kejahatan, baik yang berasal dari manusia, jin, maupun sihir.
Dengan mengamalkan doa-doa tersebut, seorang Muslim akan semakin merasa tenang. Doa dan dzikir menjadi tameng yang meneguhkan hati bahwa tidak ada makhluk yang bisa mencelakakan manusia tanpa izin Allah.
Maka, kunci utama untuk terbebas dari gangguan ghaib bukanlah rasa takut yang berlebihan, melainkan kedekatan kepada Allah melalui doa, dzikir, dan menjaga ibadah.