Ilustrasi - bencana alam (Foto: AI)
Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, setiap peristiwa besar di alam semesta, seperti gerhana, gempa bumi, atau bencana alam lainnya, diyakini sebagai tanda kekuasaan Allah SWT.
Salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan ketika menghadapi fenomena tersebut adalah Sholat Ayat (Sholat al-Ayat).
Sholat Ayat biasanya dilakukan saat terjadi peristiwa alam besar yang menimbulkan rasa takut dan mengingatkan manusia akan kebesaran Sang Pencipta.
Bagi umat Islam yang ingin melaksanakannya, berikut tata cara pelaksanaannya:
1. Niat Sholat Ayat
Sholat ini dikerjakan sebanyak dua rakaat dengan niat:
"Ushalli sunnatal-āyāti rak‘ataini lillāhi ta‘ālā."
Artinya: "Aku niat sholat sunnah ayat dua rakaat karena Allah Ta‘ala."
2. Takbiratul Ihram
Setelah niat, lakukan takbiratul ihram seperti sholat biasa, lalu membaca doa iftitah, al-Fatihah, dan surat pendek.
3. Rukun Bacaan dan Rukuk
Yang membedakan Sholat Ayat dengan sholat sunnah lainnya adalah jumlah bacaan dan rukuk di setiap rakaat:
Setiap rakaat terdiri dari lima kali rukuk.
Setelah rukuk pertama, bangkit kembali, membaca al-Fatihah dan surat, kemudian rukuk lagi. Begitu seterusnya hingga lima kali rukuk dalam satu rakaat.
Setelah rukuk kelima, dilanjutkan dengan sujud seperti biasa.
4. Jumlah Keseluruhan
Karena dikerjakan dua rakaat, maka jumlah keseluruhan rukuk adalah sepuluh kali.
5. Tasyahhud dan Salam
Pada rakaat kedua, tata caranya sama seperti rakaat pertama. Setelah rukuk kelima, lakukan sujud, tasyahhud akhir, lalu salam.
6. Anjuran Setelah Sholat
Selesai sholat, dianjurkan memperbanyak dzikir, doa, dan istighfar. Hal ini sebagai bentuk penghambaan diri, kesadaran akan kelemahan manusia, serta memohon perlindungan Allah SWT dari marabahaya yang lebih besar.