• KEISLAMAN

Misteri Gambaran Dajjal dalam Riwayat Hadis

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Senin, 18/08/2025
Misteri Gambaran Dajjal dalam Riwayat Hadis Ilustrasi - akhir zaman (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Nama Dajjal kerap muncul dalam pembahasan tanda-tanda besar kiamat. Sosok ini digambarkan sebagai fitnah terbesar yang akan dihadapi umat manusia di akhir zaman.

Tidak heran jika banyak umat Islam ingin mengetahui bagaimana gambaran Dajjal sebagaimana dijelaskan dalam hadis-hadis Nabi Muhammad SAW.

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak ada seorang nabi pun yang diutus melainkan ia telah memperingatkan umatnya tentang al-Masih ad-Dajjal. Ketahuilah bahwa ia bermata buta sebelah, dan sesungguhnya Rabb kalian tidaklah buta sebelah. Dan tertulis di antara kedua matanya kata `kafir` (ك ف ر), yang dapat dibaca oleh setiap mukmin, baik ia bisa membaca maupun tidak." (HR. Bukhari dan Muslim)

Riwayat ini memberi gambaran jelas bahwa Dajjal memiliki ciri fisik yang menonjol, yakni buta pada salah satu matanya, serta ada tulisan “kafir” di dahinya.

Selain itu, hadis riwayat Muslim menyebutkan:

"Sesungguhnya Dajjal itu seorang pemuda yang rambutnya keriting, matanya menonjol, seakan-akan aku menyamakan dia dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan." (HR. Muslim)

Dari riwayat ini, diketahui Dajjal adalah sosok laki-laki muda dengan ciri fisik yang khas, sehingga umat Islam bisa mengenalinya.

Nabi Muhammad SAW juga menegaskan bahwa meskipun Dajjal membawa berbagai fitnah dan keajaiban, seperti menurunkan hujan atau menghidupkan tanaman, semua itu hanyalah tipuan. Kesembuhan, kehidupan, dan kekuasaan mutlak tetap berada di tangan Allah SWT.

Para ulama menekankan bahwa yang paling penting bagi umat Islam bukan sekadar mengetahui ciri-ciri Dajjal, tetapi juga memperkuat iman. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa agar dilindungi dari fitnah Dajjal, salah satunya doa yang dibaca dalam tahiyat akhir salat:

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab neraka Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah al-Masih ad-Dajjal." (HR. Muslim)

Dengan memahami riwayat-riwayat ini, diharapkan umat Islam bisa lebih waspada dan memperkuat keyakinan bahwa hanya Allah-lah pelindung sejati dari segala fitnah akhir zaman.