Yahya Sukamdani | Minggu, 06/07/2025
Ilustrasi rumah ada setannya
Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, setan adalah makhluk gaib dari golongan jin yang bertugas menyesatkan manusia. Bukan hanya menggoda dari dalam hati, setan juga bisa tinggal atau bersemayam di tempat-tempat tertentu—termasuk di dalam rumah. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menjaga rumahnya agar tidak menjadi tempat favorit setan.
Rasulullah ﷺ banyak memberikan petunjuk agar rumah tetap dalam naungan keberkahan dan tidak dikuasai oleh makhluk-makhluk jahat. Berikut adalah beberapa ciri rumah yang menurut pandangan Islam cenderung dihuni banyak setan.
- Jarang Dibacakan Al-Qur’an
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah."
(HR. Muslim)
Rumah yang tidak pernah dibacakan Al-Qur’an, khususnya surat Al-Baqarah, akan mudah dimasuki setan. Al-Qur’an adalah cahaya yang mengusir kegelapan dan makhluk jahat.
- Tidak Pernah Digunakan untuk Salat
Rumah yang kosong dari ibadah, terutama salat sunnah atau salat berjamaah, akan menjadi tempat favorit setan. Rasulullah bersabda:
"Janganlah kalian jadikan rumah seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya."
(HR. Muslim)
Kuburan adalah tempat sunyi tanpa ibadah. Rumah yang tidak dipakai untuk salat disamakan seperti kuburan dalam konteks spiritual.
- Sering Menjadi Tempat Maksiat atau Musik yang Melalaikan
Rumah yang diisi dengan perbuatan maksiat seperti perzinaan, minuman keras, perjudian, atau musik yang melalaikan akan menarik keberadaan setan. Imam Ibnul Qayyim menyebutkan bahwa suara alat musik dapat membuka pintu hati bagi setan untuk masuk.
- Tidak Pernah Dibacakan Doa Saat Masuk dan Makan
Dalam hadits sahih riwayat Muslim, Rasulullah bersabda:
"Jika seseorang masuk rumahnya dan menyebut nama Allah ketika masuk dan saat makan, setan berkata: `Tidak ada tempat bermalam dan tidak ada makanan malam untuk kalian (wahai setan).` Tapi jika ia masuk tanpa menyebut nama Allah, setan berkata: `Kalian mendapatkan tempat bermalam.`”
- Rumah yang Kotor dan Gelap
Sebagian ulama menyebut bahwa rumah yang jorok, bau, dan penuh kegelapan cenderung menjadi tempat singgah bagi jin dan setan. Islam menganjurkan kebersihan dan penerangan rumah, baik secara lahiriah maupun spiritual.
- Dipenuhi Gambar Makhluk Bernyawa
Rumah yang dipenuhi patung atau lukisan makhluk bernyawa, terutama yang disakralkan, disebutkan dalam beberapa hadits bisa menghalangi malaikat rahmat masuk dan membuka celah bagi jin untuk menghuni rumah tersebut.
- Sering Terjadi Gangguan Gaib atau Ketakutan Berlebih
Jika penghuni rumah sering merasakan ketakutan tanpa sebab, mimpi buruk terus-menerus, mendengar suara aneh, atau barang-barang sering berpindah tanpa alasan logis, itu bisa menjadi indikasi keberadaan jin atau setan. Dalam kondisi seperti itu, dianjurkan melakukan ruqyah syar’iyyah.
Menjaga rumah dari gangguan setan bukanlah perkara mistis semata, tetapi bentuk kepatuhan terhadap sunnah. Membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir, salat berjamaah di rumah, dan menjaga akhlak penghuni rumah adalah ikhtiar utama agar kedamaian tetap terjaga.