KEISLAMAN

Pentingnya Dialog Dan Musyawarah Selesaikan Konflik Bangsa

Yahya Sukamdani| Senin, 15/06/2026
Redam perselisihan masyarakat melalui jalan mufakat sesuai tuntunan Al-Qur`an. Ilustrasi foto musyawarah

Terasmuslim.com - Konflik dan perbedaan pendapat adalah sunnatullah yang pasti terjadi dalam dinamika kehidupan bermasyarakat.

Namun, Islam tidak pernah membiarkan perselisihan berlarut-larut hingga merusak sendi-sendi persaudaraan umat.

Jalan terbaik untuk mengurai benang kusut setiap pertikaian adalah dengan membangun ruang dialog yang sehat.

Allah SWT secara eksplisit memerintahkan hambanya untuk mengedepankan musyawarah dalam mengambil keputusan bersama.

"...dan bermusyawarah-lah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah..." (QS. Ali `Imran: 159).

Ayat suci ini mengajarkan pemimpin dan masyarakat untuk selalu duduk bersama dengan kepala dingin.

Melalui musyawarah, ego pribadi dan kelompok dapat diredam demi melahirkan maslahat yang lebih besar.

Rasulullah SAW juga dikenal sebagai sosok yang sangat gemar mendengarkan aspirasi para sahabat beliau.

Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi, Abu Hurairah bersabda bahwa ia tidak pernah melihat seseorang yang lebih banyak bermusyawarah dengan para sahabatnya selain Rasulullah SAW.

Keteladanan Nabi Muhammad SAW ini membuktikan bahwa dialog adalah kunci utama persatuan.

Menyelesaikan konflik dengan kekerasan hanya akan melahirkan dendam baru yang tidak berkesudahan.

Sebaliknya, komunikasi yang santun dan penuh adab mampu mencairkan ketegangan yang paling keras sekalipun.

Prinsip ishlah atau perdamaian harus menjadi ruh utama dalam setiap proses negosiasi dan mediasi.

Masyarakat yang beradab adalah masyarakat yang mengutamakan tabayun daripada saling menghujat di ruang publik.

Mari kita budayakan tradisi musyawarah mufakat di segala lini kehidupan demi menjaga ketenteraman nasional.

Semoga Allah SWT melembutkan hati kita semua untuk selalu memilih jalan damai dalam setiap perbedaan.

TAGS : Dialog Musyawarah Penyelesaian Konflik Damai Islami

Terkini