SOSOK

Mengenal Abu Dzar Al-Ghifari, Sang Penentang Penimbun Harta dan Ahli Sedekah

Yahya Sukamdani| Senin, 11/05/2026
Teladan kezuhudan Abu Dzar dalam berbagi harta demi ridha Allah. Ilustrasi foto sedekah

Terasmuslim.com - Abu Dzar Al-Ghifari dikenal sebagai salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang memiliki karakter paling tegas terhadap kemewahan duniawi.

Beliau merupakan sosok yang memilih hidup dalam kesederhanaan ekstrem dan menghabiskan hartanya untuk kepentingan umat.

Ketaatannya kepada Allah SWT diwujudkan melalui semangat berbagi yang tak pernah padam meski dalam kondisi serba terbatas.

Prinsip hidupnya berlandaskan pada peringatan keras Allah SWT di dalam Al-Qur`an mengenai bahaya menimbun harta benda.

Baca juga :

Allah SWT berfirman, "Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menginfakkannya di jalan Allah, maka berikanlah kabar gembira kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih." (QS. At-Tawbah: 34).

Abu Dzar selalu menekankan bahwa kelebihan harta yang dimiliki seorang Muslim sejatinya adalah titipan untuk kaum dhuafa.

Beliau tidak pernah membiarkan ada harta yang mengendap di rumahnya jika masih ada saudara Muslim yang kelaparan.

Rasulullah SAW memuji kejujurannya dengan bersabda bahwa tidak ada orang yang lebih benar ucapannya daripada Abu Dzar.

Sikap kedermawanannya muncul dari pemahaman mendalam bahwa sedekah tidak akan mengurangi kekayaan seseorang di mata Tuhan.

Hal ini selaras dengan hadis Nabi SAW, "Sedekah itu tidak akan mengurangi harta," yang menjadi pegangan hidupnya (HR. Muslim).

Abu Dzar mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kemampuan kita memberi, bukan pada seberapa banyak kita mengumpulkan.

Bagi beliau, dunia hanyalah jembatan sementara menuju akhirat yang kekal, sehingga tidak perlu digenggam terlalu erat.

Kezuhudannya yang luar biasa sering kali membuat banyak orang terkagum-kagum sekaligus merasa malu akan sifat kikir.

Beliau adalah potret nyata dari seorang hamba yang lebih mencintai kemiskinan yang berkah daripada kekayaan yang melalaikan.

Semoga semangat kedermawanan Abu Dzar Al-Ghifari senantiasa menginspirasi kita untuk menjadi ahli sedekah yang ikhlas.

TAGS : biografi Abu Dzar Al-Ghifari keutamaan sedekah

Terkini