
Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf melepas 200 petugas haji di asrama Pondok Gede pada Kamis (Foto: kemenhaj)
Jakarta, Terasmuslim.com - Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, secara resmi memberangkatkan 200 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah gelombang II di Asrama Haji Pondok Gede, pada Kamis (23/4).
Dalam kesempatan tersebut, Menhaj menegaskan bahwa penugasan di Makkah merupakan tanggung jawab besar karena menjadi pusat dari rangkaian utama ibadah haji.
Para petugas diminta memberikan pelayanan optimal bagi seluruh jemaah asal Indonesia.
“Tugas ini bukan sekadar administratif dan teknis, tetapi juga tugas kemanusiaan sekaligus tugas negara. Kesalahan sekecil apa pun dapat dipersepsikan sebagai kesalahan negara, sementara keberhasilan saudara adalah keberhasilan negara,” ujar Menhaj.
Ia juga mengingatkan bahwa peran petugas haji adalah melayani, bukan untuk dilayani.
Menurutnya, tugas di lapangan menuntut kesiapan fisik dan mental yang kuat, terutama di Makkah yang menjadi titik paling krusial dalam pelaksanaan ibadah haji.
“Beratnya tugas di Makkah menuntut kestabilan fisik dan mental. Jaga ritme kerja, bekerja secara tim, dan bangun koordinasi yang matang,” pesannya.
Selain kesiapan teknis, aspek etika pelayanan turut menjadi perhatian utama. Menhaj menekankan pentingnya sikap sabar, santun, dan empati dalam menghadapi jemaah dengan latar belakang yang beragam.
“Utamakan pelayanan kepada jemaah, khususnya lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan. Semua wajib dilayani sebaik-baiknya. Ukur keberhasilan dari seberapa banyak jemaah yang terlindungi dan terlayani dengan baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh petugas agar menjaga integritas serta memahami tugas secara menyeluruh selama bertugas di Tanah Suci.
“Gunakan hati untuk mengukur apakah pelayanan kita sudah baik atau belum. Bekerjalah dengan niat ibadah, hati yang bersih, dan mencerminkan keteladanan,” lanjutnya.
Menutup arahannya, Menhaj juga mengajak seluruh petugas untuk mendoakan Indonesia agar tetap menjadi bangsa yang kuat, sekaligus mendoakan para pemimpin agar mampu menjalankan amanah demi kesejahteraan masyarakat.
Pelepasan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas layanan haji Indonesia di Tanah Suci, khususnya di Makkah, agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
TAGS : Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf Petugas Haji Haji 2026